Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildario Budiman
TIMIKA, timikaexpress.id — Buntut kasus penikaman terhadap SL (22) yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildario Budiman, mengatakan, hingga kini satu orang terduga pelaku telah diamankan.
Adapun proses penyelidikan terhadap keterlibatan pelaku lain masih terus dilakukan.
“Untuk pelaku masih kami dalami. Saat ini baru satu orang yang kami mintai keterangan,” ujar AKBP Billyandha, Rabu (28/1/2026) malam.
Percayakan Proses Hukum Kasus Penikaman pada Kepolisian
Menyikapi kasus ini yang berujung aksi pemalangan dan anarkis dari sekelompok warga, Kapolres Billy mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus penikaman terhadap SL kepada aparat kepolisian.
Ia juga meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang beredar di media sosial.
“Kami mohon masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat keamanan. Kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap pelaku,” tegasnya.
Polisi Kejar Pelaku Penyerangan Aparat
Terkait insiden penyerangan terhadap aparat saat proses pengamanan berlangsung, Kapolres memastikan akan menindak tegas para pelaku.
“Ada dua anggota Brimob yang terkena panah, saat ini masih dirawat di RSUD. Pelaku penyerangan terhadap anggota kami akan kami proses sesuai hukum,” katanya.
Hingga kini, personel kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Berdasarkan data kepolisian, peristiwa penikaman terjadi pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIT.
Saat itu korban bersama rekan-rekannya sedang mengonsumsi minuman keras di Lorong Singaraja.
Kelompok pelaku diduga lebih dulu menyerang dengan melempar batu ke arah korban.
Aksi saling lempar batu pun terjadi hingga korban dan rekan-rekannya mengejar pelaku ke arah Lorong Koperapoka.
Tak lama kemudian, sebuah mobil Avanza putih datang dari arah PIN Seluler.
Tiga orang turun dari kendaraan tersebut, dan salah satu pelaku langsung menusuk korban di bagian dada kiri.
Setelah itu, korban diseret sekitar lima meter dan ditinggalkan di dekat tempat pembuangan sampah.
Para pelaku kemudian melarikan diri.
Rekan-rekan korban pun segera membawa SL ke RSUD Mimika, namun nyawanya tidak tertolong. (tim)
Jumlah Pengunjung: 44

1 week ago
22

















































