TAMPIL – Kelompok Ayuka 3 tampil dengan kekompakan dan energi yang kuat. Mereka berhasil menjadi pemenang dalam lomba yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia dalam rangka merayakan HUT ke-80 RI (FOTO: ISTIMEWA/CORPCOM FREEPORT)
AYUKA, TIMIKAEXPRESS.id – Warga Kampung Ayuka dan Tipuka tampil memukau dalam Lomba Tari Seka yang digelar PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Mereka mengenakan kostum warna-warni, rok rumbai dari serat tumbuhan, serta mahkota manik-manik khas Papua.
Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, mengatakan lomba ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus upaya pelestarian budaya Papua, khususnya Suku Kamoro di pesisir Mimika.
“Lomba Tari Seka adalah ruang ekspresi seni dan budaya yang membanggakan. Kami senang bisa berkontribusi untuk menjaga dan merayakan budaya ini,” ujarnya.
Lomba berlangsung di Balai Kampung Ayuka, Distrik Mimika Timur Jauh, Rabu (6/8).
Tari Seka sendiri merupakan tarian tradisional Suku Kamoro sebagai ungkapan rasa syukur kepada leluhur, yang memadukan kearifan lokal dan semangat nasionalisme.
Sebanyak enam kelompok berpartisipasi, masing-masing terdiri dari 10–12 orang dengan total 72 peserta.
Dewan juri terdiri dari pemerhati budaya Kamoro asal Tipuka, Kartini Mitapo; seniman Kamoro asal Ayuka, Mananeke; serta perwakilan TNI AD, Yulius.
Hasil penilaian menempatkan Kelompok Ayuka 3 sebagai Juara 1 dengan nilai 2.130, disusul Kelompok Aruka We Tipuka 1 (nilai 2.120) di posisi kedua, dan Kelompok Ayuka 2 Remaja (nilai 2.110) di peringkat ketiga.
Ketua Kelompok Ayuka 3, Martinus Mitapo, mengaku bangga atas pencapaian timnya.
“Kami berlatih selama satu bulan. Menang itu membahagiakan, tapi yang terpenting kami bisa menunjukkan budaya kami kepada semua yang hadir,” ungkapnya.
Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce, mengapresiasi kepedulian PTFI.
“Kegiatan ini penting untuk memperkuat budaya dan mendorong generasi muda mencintai warisan leluhurnya. Terima kasih PTFI yang selalu hadir bersama kami,” ujarnya.
Lomba Tari Seka menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 RI yang digelar PTFI bersama masyarakat Ayuka dan Tipuka, bertujuan mempererat kebersamaan melalui pendekatan budaya.
Sepanjang Agustus, PTFI menggelar beragam kegiatan di lima lokasi operasinya, mulai dari Tembagapura, Kuala Kencana, Mimika, dan Nabire di Papua, hingga Gresik (Jawa Timur) dan Jakarta.
Kegiatan meliputi pentas budaya, bakti sosial, bersih kampung, operasi katarak gratis, pemeriksaan mata untuk pelajar, donor darah, pelatihan UMKM, hingga konser musik.
Puncaknya adalah upacara peringatan kemerdekaan secara serentak di seluruh lokasi kerja PTFI.
Seluruh rangkaian dilaksanakan dengan semangat gotong royong, sebagai wujud syukur atas 80 tahun kemerdekaan Indonesia dan kontribusi PTFI bagi negeri. (*/)
Jumlah Pengunjung: 6