AMANKAN – Aparat gabungan saat mengamankan sejumlah barang bukti sajam, Minggu (10/5/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
DOGIYAI, timikaexpress.id – Aparat gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Minggu (10/5/2026).
Dalam penindakan tersebut, satu anggota KKB dilaporkan meninggal dunia.
Penindakan dilakukan setelah sebelumnya terjadi serangkaian gangguan keamanan di jalur Trans Nabire-Enarotali berupa penembakan terhadap kendaraan warga dan pengrusakan tiga unit mobil oleh orang tak dikenal (OTK).
Personel BKO Brimob Resimen III yang tengah melaksanakan patroli rutin kemudian melakukan penyisiran di wilayah Kali Kasuari dan Kampung Idadagi.
Saat patroli berlangsung sekitar pukul 08.50 WIT, aparat mendapat gangguan tembakan dari kelompok bersenjata di Kampung Idadagi.
Aparat lalu melakukan tindakan tegas dan terukur guna melumpuhkan pelaku dan mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan.
Dalam penindakan tersebut, satu orang yang diduga anggota TPN-PB OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda dilaporkan berhasil dilumpuhkan.
Aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, tiga parang, satu kapak, busur panah, telepon genggam, serta tas noken.
Selain itu, ditemukan pula dua buku berisi data organisasi TPN-PB Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda dan satu bundel dokumen terkait TPN-PB OPM, KNPB, serta dokumen lainnya.
Beberapa jam setelah kejadian tersebut, sekitar pukul 10.35 WIT, kembali terjadi aksi penembakan terhadap seorang sopir angkutan penumpang bernama Alwis DG Patta di Kali Kasuari, Kampung Idadagi.

Korban mengalami luka tembak di bagian kepala saat melintas menggunakan kendaraan penumpang.
Meski mengalami luka serius, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat tiba di Polsek Mapia dan direncanakan dirujuk ke Moanemani untuk mendapatkan penanganan medis.
Di dalam kendaraan korban, aparat menemukan patahan laras senjata api rakitan yang diduga milik pelaku.
Korban diduga sempat menahan senjata tersebut hingga larasnya patah saat aksi penembakan berlangsung.
Plt Kapolres Dogiyai AKBP Denis Arya Putra mengatakan patroli intensif dilakukan karena sebelumnya terjadi aksi penembakan kendaraan warga dan pengrusakan mobil di jalur Trans Nabire-Enarotali.
“Patroli kami tingkatkan karena sebelumnya ada kejadian penembakan kendaraan dan pengrusakan mobil di wilayah tersebut. Saat personel melakukan patroli, anggota mendapat gangguan tembakan dari kelompok bersenjata sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.
Ia menegaskan aparat keamanan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum terhadap kelompok yang melakukan gangguan keamanan di wilayah Dogiyai.
“Saat ini situasi masih kami monitor dan aparat gabungan tetap melaksanakan patroli di titik-titik rawan guna mengantisipasi gangguan lanjutan. Situasi di jalur utama maupun wilayah sekitar saat ini sudah kondusif,” katanya. (via)
Jumlah Pengunjung: 52

6 hours ago
8

















































