Lima Siswa Asli Papua dari SMKN 1 Mimika Ikuti Studi Tiru Pendidikan Vokasi ke Jawa

1 day ago 13
FOTO BERSAMA – Kepala SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika, Drs. Selsius E. Aaron, M.Pd, foto bersama guru pendamping dan siswa SMK PK Negeri 1 sebelum berangkat dari Timika. (Foto:istimewa)

TIMIKA, timikaexpress.id – SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika mengirim lima siswa Orang Asli Papua (OAP) dan tiga guru pendamping untuk mengikuti studi tiru pendidikan vokasi ke Pulau Jawa pada Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama 11 hari di Surabaya, Malang, dan Solo.

Selama studi tiru, para siswa akan belajar langsung di enam SMK unggulan, satu politeknik, dan satu Balai Latihan Kerja (BLK).

Program tersebut bertujuan memperluas wawasan siswa tentang pendidikan vokasi, dunia kerja, serta kompetensi yang dibutuhkan di tingkat nasional dan internasional.

Kepala SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika, Drs. Selsius E. Aaron, M.Pd, mengatakan studi tiru ini merupakan upaya sekolah menyiapkan siswa OAP agar memiliki gambaran nyata tentang masa depan kerja setelah lulus.

“Kami ingin siswa OAP melihat langsung arah dan proyeksi masa depan mereka. Sekolah tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi jembatan menuju kehidupan yang layak,” kata Selsius.

Menurutnya, selama kegiatan siswa mempelajari pembelajaran di kelas dan bengkel, pengelolaan Teaching Factory (TEFA), manajemen sekolah berbasis digital, serta peran BLK dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap diserap pasar kerja.

Ia menjelaskan program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang yang sebelumnya diikuti oleh 10 siswa SMKN 1 Mimika sebagai persiapan kerja ke luar negeri.

“Anak-anak yang memiliki potensi kerja ke luar negeri perlu melihat sistemnya secara langsung agar mimpi mereka memiliki pijakan yang nyata,” ujarnya.

Di BLK Surabaya, para siswa akan mempelajari proses pemetaan keterampilan, sertifikasi, hingga penyaluran tenaga kerja ke dunia kerja global dengan mekanisme perlindungan yang jelas.

Selsius menambahkan revitalisasi SMK menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda Papua agar lebih mandiri dan berdaya saing.

“Revitalisasi SMK bukan hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk manusia yang siap bersaing dan mandiri,” tegasnya.

Ia berharap sepulang dari studi tiru, para siswa dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada teman-temannya, sekaligus memperkuat semangat belajar di lingkungan sekolah. (*/)

Jumlah Pengunjung: 25

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |