TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, pada 2025 akan membangun 202 unit rumah sehat yang tersebar di berbagai distrik bagi warga kurang mampu dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan, pihaknya berkomitmen menyediakan hunian sehat dan layak huni setiap tahun, sesuai program Presiden RI Prabowo Subianto.
“Itu sudah menjadi komitmen kami. Setiap tahun, dari APBD kita alokasikan anggaran untuk perumahan masyarakat, tidak hanya di kota, tetapi juga di kampung-kampung wilayah pegunungan dan pesisir,” ujarnya di Timika, Selasa (12/8).
Pemkab Mimika juga mendorong keterlibatan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu menyediakan rumah layak huni.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Mimika Abriyanti Nuhuyanan menjelaskan, 202 unit rumah tahun ini bersumber dari APBD Mimika 2025 dan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.
“Dari APBD murni ada 32 unit, dari pokok pikiran DPRD Mimika 126 unit, dana Otsus 29 unit, serta 15 unit khusus korban kebakaran di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah,” kata Abriyanti.
Dana Otsus tahun ini dialokasikan untuk warga asli Papua di empat distrik pegunungan, yaitu Distrik Alama, Hoeya, dan Jila masing-masing tujuh unit, serta Tembagapura delapan unit.
Syarat penerima bantuan rumah sehat adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan KTP Mimika, dan khusus dana Otsus diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP).
Warga non-OAP tetap berhak jika memenuhi kriteria kurang mampu.
Rumah dibangun di atas lahan milik penerima, dengan konstruksi menyesuaikan topografi, yakni konstruksi kayu untuk wilayah pegunungan dan pesisir, beton untuk perkotaan.
Setiap rumah tipe 45 terdiri atas ruang tamu, ruang makan, dua kamar tidur, kamar mandi, teras, dan tempat penampungan air.
Abriyanti menambahkan, Mimika termasuk kategori wilayah pedesaan dalam program nasional 3 Juta Rumah.
“Program ini bukan pembagian proyek rumah secara merata ke daerah, tetapi inisiatif yang ditindaklanjuti daerah sesuai kemampuan anggaran. Rumah yang kita bangun masuk dalam program 3 Juta Rumah,” jelasnya.
Sejak 2013, Pemkab Mimika telah membangun lebih dari 2.100 unit rumah layak huni.
Ia berharap, program ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga dengan menyediakan hunian yang layak dan sehat. (eno/*)
Jumlah Pengunjung: 8