JENGUK – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini saat menjenguk korban penembakan di Bangsal Lukas RSMM, Selasa (12/5/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama rombongan menjenguk korban penembakan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), Selasa (12/5/2026).
Pasca insiden penembakan di wilayah Camp Wini Kalikuluk MP 69, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah pada 7 Mei 2026 lalu, kini tersisa satu korban yang masih menjalani perawatan di Bangsal Lukas RSMM.
Pasien atas nama Talelina Elas (34) masih dirawat karena mengalami luka tembak di bagian pundak kiri.
Dalam kunjungannya, Kapolda Papua Tengah menyampaikan keprihatinan atas kondisi masyarakat dan menilai perlunya langkah mitigasi untuk menghadapi situasi darurat di wilayah kerja pendulang.
“Kita prihatin dengan kondisi masyarakat. Ke depan mungkin perlu dilakukan mitigasi, sehingga ketika terjadi kejadian seperti ini masyarakat tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat,” ujarnya.
Menurut Kapolda, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar warga memahami langkah penyelamatan diri saat terjadi gangguan keamanan, termasuk menentukan titik kumpul dan memberikan tanda atau sinyal tertentu agar mudah dibedakan dengan pihak lain di lokasi.
Ia menjelaskan, sebagian besar warga yang berada di lokasi merupakan para pendulang yang tinggal di camp-camp dengan koordinator masing-masing.
Karena itu, diperlukan kolaborasi bersama PT Freeport Indonesia untuk memperkuat sistem mitigasi dan pencegahan.
“Ke depan kita perlu berkolaborasi dengan PT Freeport untuk melakukan mitigasi dan pencegahan terhadap situasi kedaruratan seperti ini,” jelasnya.
Selain memberikan dukungan moril, Kapolda Papua Tengah juga menyerahkan santunan kepada korban sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
“Mudah-mudahan dengan doa dan bantuan yang diberikan bisa menjadi motivasi bagi korban untuk segera pulih dan kembali bersama keluarga,” katanya.
Kapolda juga menegaskan pihak kepolisian masih terus melakukan langkah penyelidikan terkait kasus penembakan tersebut, termasuk pengumpulan data dan pendataan di lapangan.
“Kami tetap melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari pengumpulan data hingga proses penyelidikan,” tegasnya. (*)
Penulis : Gren Telaubun
Editor : Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 88

8 hours ago
7
















































