Nopison Tebai, Siswa SMAN 2 Dogiyai Tewas Ditembak Saat Turnamen Pemuda di Dogimani

12 hours ago 9
KORBAN – Warga berkumpul di sekitar lokasi kejadian yang menimpa korban Nopinus Tebai di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Minggu (10/5/2026). (FOTO:IST/TIMEX)

DOGIYAI, timikaexpress.id – Seorang siswa SMA bernama Nopison Tebai (21) dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan dalam insiden yang terjadi di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar lapangan sepak bola samping Kantor Distrik Dogiyai, lokasi berlangsungnya turnamen olahraga antar pemuda sebagai bagian dari kegiatan pencarian dana kampung.

Korban diketahui merupakan siswa kelas XI jurusan IPS di SMAN 2 Dogiyai.

Informasi tersebut dibenarkan salah satu guru korban, Benny Goo.

“Nopison Tebai itu siswa SMAN 2 Dogiyai. Dia anak murid saya di kelas XI IPS,” ujar Benny Goo melalui sambungan telepon.

Berdasarkan keterangan warga yang dihimpun dari laporan awal investigasi, sejumlah pemuda sebelumnya membangun pondok di sekitar lapangan dan beberapa di antaranya bermalam untuk menjaga perlengkapan pertandingan.

Warga menyebut sehari sebelum kejadian, Sabtu (9/5/2026), aparat kepolisian sempat melakukan pemantauan di lokasi kegiatan turnamen.

Ada sinyalemen bahwa Nopison merupakan anggota OPM, namun dibantah pihak korban.

Pada Minggu pagi, saat sebagian besar warga mengikuti ibadah gereja, sejumlah pemuda masih berada di sekitar pondok dan lapangan.

Korban disebut sedang bersama rekannya di salah satu pondok dekat lapangan ketika aparat datang ke lokasi.

Menurut keterangan saksi warga, situasi mulai memanas saat aparat mengarahkan senjata ke arah para pemuda yang berada di sekitar lapangan sehingga sejumlah pemuda berlarian menyelamatkan diri.

“Anak-anak lari karena takut saat aparat datang membawa senjata,” kata seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dalam situasi tersebut, korban dilaporkan terkena tembakan pada bagian rusuk kiri hingga tembus ke sisi kanan tubuh.

Korban kemudian ditemukan terjatuh di area semak-semak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga menyebut korban tidak sempat mendapatkan pertolongan medis dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun Polres Dogiyai terkait kronologi dan penyebab terjadinya penembakan tersebut.

Sekitar pukul 11.30 WIT, situasi di wilayah Dogimani dan sekitarnya dilaporkan kembali memanas setelah aparat keamanan mendatangi lokasi kejadian.

Ketegangan disebut sempat terjadi antara aparat dan sejumlah pemuda di beberapa lokasi kampung.

Warga mengaku situasi keamanan di wilayah Dogimani, Epegeuwodimi, Kali Kasuari, hingga jalan masuk menuju Dogimani masih dalam kondisi tegang. (*)

Jumlah Pengunjung: 130

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |