PRESS RELEASE – Komandan Pangkalan TNI AL Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, saat menyampaikan keterangan pers di ruang rapat Mako Lanal Timika, Selasa (20/1/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id – Nahkoda dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) KM Putra Kwantan yang dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan Laut Arafura, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIT, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Insiden tersebut terjadi di koordinat 04°58.048’ LS – 136°37.194’ BT.
Seluruh korban berhasil dievakuasi berkat operasi penyelamatan yang dilakukan oleh KRI Banjarmasin-592 bersama jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Timika.
Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, dalam keterangan pers di Mako Lanal Timika, Selasa (20/1/2026), menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari KRI Banjarmasin-592 terkait kecelakaan laut yang menimpa KM Putra Kwantan.
“Setelah menerima laporan, kami segera bergerak cepat dengan mengerahkan personel, perwira staf, serta tim kesehatan untuk membantu proses evakuasi para korban,” ujar Bekti.
Sebanyak 12 ABK dievakuasi dan dibawa menggunakan bus serta ambulans menuju Dermaga Cargodock PT Freeport Indonesia, sementara satu orang ABK lainnya lebih dahulu diselamatkan oleh nelayan setempat.
Seluruh ABK kemudian dibawa ke Klinik BP Lanal Timika untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lanjutan.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga keselamatan dan keamanan maritim di wilayah perairan Indonesia.
Bekti menambahkan, sekitar pukul 19.50 WIT, kapal ikan KM Jaya Sejahtera 66 melakukan kontak melalui Radio Channel 16 kepada KRI Banjarmasin-592 dan melaporkan bahwa KM Putra Kwantan terbalik di koordinat tersebut.
Informasi itu segera diteruskan kepada Komandan KRI Banjarmasin-592.
Kapal perang TNI AL tersebut langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan menyiapkan tim SAR, tim medis, serta unsur evakuasi menggunakan LCVP/RHIB.
“Setibanya di lokasi, KRI Banjarmasin-592 mendapatkan kontak visual kapal dalam kondisi terbalik, dengan 12 ABK masih bertahan di atas badan kapal. Sebagian besar tidak menggunakan life jacket,” jelasnya.
Upaya evakuasi sempat terkendala akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
Namun, KRI Banjarmasin-592 tetap berupaya mendekat sambil memberikan penerangan lampu sorot kepada para ABK.
Komandan KRI Banjarmasin-592 kemudian memutuskan untuk menempelkan lambung kanan kapal ke bangkai KM Putra Kwantan dan melaksanakan evakuasi melalui pintu pandu serta tangga Yakob.
“Sebanyak 12 ABK berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan perawatan medis di atas KRI Banjarmasin-592, termasuk pemeriksaan kesehatan, pemulihan kondisi, serta pemberian logistik, pakaian, dan makanan,” tambahnya.
Sementara itu, Nahkoda KM Putra Kwantan, Basyir (50), menuturkan bahwa kapal bertolak dari Timika menuju arah barat dan baru menempuh jarak sekitar 12 mil laut.
“Tujuan kami ke arah utara Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Namun dalam perjalanan, kapal tidak mampu melawan ombak sehingga saya putar balik. Ombak kemudian menghantam dari belakang dan samping, hingga kapal terbalik,” ungkapnya.
Menurut Basyir, tinggi gelombang saat itu mencapai sekitar dua meter.
Ia juga mengakui bahwa sebelumnya telah ada imbauan larangan berlayar dari instansi terkait, namun tetap nekat melaut.
“Kami nelayan, ada rekan yang beroperasi di wilayah barat, jadi kami ikut. Saat putar balik, kapal dihantam ombak dan akhirnya tenggelam,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Basyir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KRI Banjarmasin-592 dan Lanal Timika atas penyelamatan dirinya beserta seluruh ABK.
“Terima kasih kepada KRI Banjarmasin-592 dan Lanal Timika yang telah mengevakuasi kami semua hingga selamat,” ucapnya.
Berikut identitas nahkoda dan ABK KM Putra Kwantan yang berhasil dievakuasi, yakni:
1.Basyir (50), Nahkoda
2.Aldiansyah (30), KKM
3.Edison (45), ABK
4.Firmandus Zalukhu (28), ABK
5.Surahman Sutte (48), ABK
6.Abd Azis (51), ABK
7.Andi Saputera (47), ABK
8.Suleman (41), ABK
9.Eko Saputra (29), ABK
10.Asbar (33), ABK
11.Rizkoni (40), ABK
12.Sukardi (55), ABK
13.Suriadi (47), ABK
Penulis : Gren Telaubun
Editor : Maurits Sadipun
Jumlah Pengunjung: 9

15 hours ago
9

















































