Musrenbang Distrik Mimika Timur Himpun 190 Usulan Program Pembangunan

9 hours ago 2
SERAHKAN – Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq saat menyerahkan berita acara 190 usulan prioritas kepada Sekretaris Bappeda Yosep Mangasa selaku Tim Asistensi Bappeda Mimika, Jumat (6/3/2026). (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Distrik Mimika Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Distrik Mimika Timur, Jumat (6/3/2026).

Dalam forum tersebut, masyarakat mengusulkan 190 program prioritas pembangunan yang akan diperjuangkan pada Musrenbang tingkat kabupaten.

Kegiatan ini dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Hery Onawame, Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq, Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas, Sekretaris Bappeda Yosep Mangasa selaku tim asistensi, unsur TNI-Polri, serta para kepala kampung dan kelurahan.

Musrenbang mengusung tema percepatan pembangunan infrastruktur guna memperkuat pemulihan ekonomi berbasis sumber daya lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq, mengatakan Musrenbang menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang mendesak.

“Melalui Musrenbang ini, kami berharap seluruh pihak dapat mengusulkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di kampung maupun kelurahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan beberapa usulan yang menjadi perhatian utama, di antaranya pelebaran jalan poros Timika–Mapurujaya, pengadaan lahan pemakaman baru, program padat karya, serta pembangunan rumah layak huni.

Menurutnya, volume kendaraan di jalur Timika–Mapurujaya sangat tinggi, termasuk kendaraan berat, sementara kondisi jalan sudah tidak memadai sehingga kerap memicu kecelakaan.

Selain itu, persoalan lahan pemakaman juga menjadi perhatian serius karena lokasi yang ada saat ini sudah penuh.

“Dalam beberapa kasus, penguburan bahkan menggunakan lahan milik warga. Karena itu kami akan mengusulkan pengadaan lahan pemakaman baru,” jelasnya.

Pemerintah distrik juga mendorong pembangunan Kantor Kelurahan Wania serta pelaksanaan program padat karya.

Di sisi lain, terdapat 255 rumah tidak layak huni di lima kampung dan satu kelurahan di wilayah Mimika Timur yang membutuhkan perhatian, namun pembangunan masih terkendala persoalan pelepasan lahan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, menegaskan pihaknya akan mengawal berbagai usulan masyarakat agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.

“Tidak semua usulan bisa langsung diakomodasi. Karena itu DPRK memiliki peran untuk mengawasi dan mengawal agar program prioritas masyarakat tetap diperjuangkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembangunan fasilitas olahraga bagi masyarakat Distrik Mimika Timur dan berharap dukungan warga, khususnya terkait penyediaan lahan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mimika melalui Asisten III Setda Mimika, Hery Onawame, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

“Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sehingga program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran.

Termasuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Di akhir kegiatan, Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq, menyampaikan bahwa 190 program prioritas yang diusulkan masyarakat terbagi dalam tiga bidang utama, yaitu ekonomi, sosial budaya, serta sarana dan prasarana.

“Sebagian usulan ini sebenarnya sudah diajukan pada 2025 namun belum terealisasi, sehingga kembali diusulkan tahun ini dengan harapan dapat diwujudkan,” pungkasnya. (via)

Jumlah Pengunjung: 46

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |