MEMBUKA KEGIATAN – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra, Direktur RSUD Mimika dr. Anton Pasulu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Erika Verayanti Lumban Gaol, serta anggota DPRD Mimika Herman Gafur, saat membuka kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan Para Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Meeting Room Hotel Horison Diana Timika, Kamis (5/3/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
TIMIKA, timikaexpress.id – Sebanyak 246.275 warga Kabupaten Mimika tercatat telah terdaftar sebagai peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Meski demikian, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi guna meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan Para Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Mimika Tahun 2026 yang digelar di Meeting Room Hotel Horison Diana Timika, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan bidang kesehatan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra, Direktur RSUD Mimika dr. Anton Pasulu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Erika Verayanti Lumban Gaol, Kepala BPJS Kesehatan Timika Michael Tuturop, serta anggota DPRD Mimika Herman Gafur bersama perwakilan OPD teknis lainnya.
Dalam sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob yang dibacakan Wakil Bupati Emanuel Kemong, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara adil dan merata.
“Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan akses layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Mimika,” ujar Emanuel.
Ia menambahkan, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kesertaan masyarakat, keberlanjutan iuran, serta kerja sama antar seluruh pihak terkait.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol mengatakan, capaian kepesertaan JKN di Mimika menunjukkan perkembangan positif.
“Jumlah peserta aktif di Mimika saat ini mencapai 246.275 jiwa atau sekitar 76,76 persen dari total penduduk.
Namun masih terdapat sekitar 13.605 jiwa yang belum tergabung dan perlu didorong agar menjadi peserta aktif,” jelasnya.
Menurut Erika, keberlanjutan program JKN membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, pelaku usaha, dan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kolaboratif di rumah sakit maupun puskesmas.
Melalui sinergi yang kuat, diharapkan sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat. (*)
Jumlah Pengunjung: 41

5 hours ago
5

















































