Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, BMKG Keluarkan Peringatan untuk Mimika dan Biak

6 days ago 26

TIMIKA, timikaexpress.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kewaspadaan cuaca berupa angin kencang dan gelombang tinggi untuk wilayah Kabupaten Mimika dan Biak, Papua, dalam beberapa hari ke depan.

BMKG mencatat, berdasarkan prakiraan cuaca yang diakses melalui laman resmi www.bmkg.go.id pada Selasa (13/1/2026) pukul 23.15 WIT, kecepatan angin di Mimika mencapai 8 kilometer per jam.

Angin bertiup dari arah barat daya, dengan kondisi cuaca hujan ringan dan tingkat kelembapan udara mencapai 97 persen.

BMKG menilai kecepatan angin tersebut masih tergolong normal, namun tetap perlu diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, nelayan tradisional, pengendara roda dua, serta warga di wilayah pesisir.

Meski jarak pandang horizontal terpantau lebih dari 10 kilometer dan relatif aman untuk transportasi darat maupun udara, BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Pada Selasa malam, angin kencang dilaporkan menyebabkan kerusakan ringan pada sejumlah atap rumah warga di Timika.

Seorang warga di kawasan Irigasi, Erlin, mengaku seng rumahnya terlepas akibat tiupan angin.

“Seng rumah saya copot,” ujarnya.

Angin kencang dilaporkan terjadi pada puncaknya sekitar pukul 22.30 hingga 23.00 WIT, disertai suara gemuruh atap rumah warga.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Biak Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Frans Kaisiepo Biak mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah Biak dan sekitarnya.

Prakirawan BMKG Biak, Suko Abdi, menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 91W yang berada di Samudera Pasifik utara Papua, dekat wilayah Filipina.

“Bibit siklon tropis 91W menyebabkan angin kencang dengan arah dominan dari barat dan kecepatan berkisar 15 hingga 25 knot,” kata Suko Abdi, Selasa (13/1/2026).

BMKG juga mencatat potensi gelombang laut setinggi 1,75 hingga 2,5 meter, terutama di perairan Biak bagian utara, Supiori, dan Biak bagian barat.

Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan dan pelaku pelayaran.

“Gelombang diperkirakan mulai melemah pada hari keempat hingga keenam ke depan,” ujarnya. (*/)

Jumlah Pengunjung: 63

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |