FOTO BERSAMA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama jajaran Forkopimda dan pengurus KONI berfoto bersama usai pembukaan Musorkablub KONI Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Grand Tembaga, Jumat (1/5/2026). (FOTO: Mega Irianti/TimeX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika Tahun 2026 berlangsung dinamis dan penuh sorotan.
Forum yang digelar di Grand Tembaga, Jumat (1/5/2026), ini tak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga membuka berbagai persoalan mendasar dalam pembinaan olahraga daerah.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara terbuka menyinggung praktik pembinaan atlet yang dinilai belum sepenuhnya berbasis prestasi.
Ia menyoroti adanya kecenderungan pengiriman atlet ke ajang kompetisi karena faktor kedekatan, bukan kemampuan.
“Ini yang harus kita perbaiki. Atlet yang punya potensi harus diberikan kesempatan, bukan karena faktor kedekatan,” tegasnya.
Menurut Bupati, Musorkablub ini harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi total terhadap tata kelola organisasi olahraga di Mimika, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan sistem yang lebih profesional dan berintegritas.
Ia menekankan bahwa kepengurusan KONI yang baru harus mampu melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari pola pembinaan atlet hingga manajemen organisasi yang transparan dan akuntabel.
“Musyawarah ini bukan sekadar memilih pengurus, tetapi juga menentukan arah masa depan olahraga Mimika agar lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain persoalan pembinaan, keterbatasan fasilitas dan dukungan juga menjadi perhatian.
Sejumlah cabang olahraga disebut belum mendapatkan sarana memadai meski telah mengajukan proposal untuk mengikuti berbagai kejuaraan.
Bupati juga mengungkap fenomena atlet berprestasi asal Mimika yang memilih membela daerah lain karena kurangnya perhatian di daerah sendiri.
“Padahal mereka punya potensi besar, bahkan ada yang sudah tampil di tingkat internasional. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua,” ungkapnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga.
KONI diharapkan menjadi wadah yang adil dan profesional bagi para atlet untuk berkembang dan meraih prestasi.
Musorkablub ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan serius dalam dunia olahraga Mimika, sekaligus melahirkan kepengurusan baru yang mampu menjawab berbagai tantangan ke depan. (*)
Penulis : Mega Irianti
Editor : Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 103

4 hours ago
3

















































