DIALOG DAMAI – Plt Sekda Puncak Nenu Tabuni bersama tokoh adat dan aparat keamanan bertemu kelompok warga yang bertikai di Distrik Kwamki Narama, Selasa (6/1/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
KWAMKI NARAMA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak dan Mimika bersama tokoh adat serta aparat keamanan mendorong tahapan perdamaian segera dilakukan menyusul konflik internal yang menimbulkan 11 korban jiwa di Distrik Kwamki Narama.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, didampingi perwakilan masyarakat adat dan aparat keamanan, bertemu langsung dengan kedua kelompok warga yang bertikai, Selasa (6/1/2026) petang.
Dalam pertemuan tersebut, Nenu menyampaikan bahwa proses pengamanan hingga prosesi pengabuan (kremasi) jenazah Jeri, korban konflik yang tewas dipanah pada Minggu (4/1/2026), telah berjalan dengan baik berkat kerja sama berbagai pihak.
“Kami berharap setelah ini sudah masuk pada tahapan pembicaraan perdamaian. Yang terpenting, jenazah almarhum sudah diamankan dan dimakamkan dengan baik,” ujarnya.
Nenu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk DPR Provinsi Papua Tengah, Majelis Rakyat Papua (MRP), tokoh gereja, tokoh adat, serta unsur pemerintah daerah.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada DPR Provinsi, MRP, tokoh adat, dan pihak gereja dan aparat keamanan yang sejak awal bersama-sama mengawal proses ini,” katanya.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan pendekatan damai, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, adat, serta hukum yang berlaku.
“Pemerintah hadir untuk memfasilitasi perdamaian agar tidak ada lagi korban. Kami mengajak semua pihak menahan diri dan membuka ruang dialog demi keamanan dan ketenangan bersama,” tegasnya.
Pemerintah dan tokoh masyarakat berharap proses perdamaian dapat segera terwujud agar kehidupan sosial masyarakat kembali berjalan normal, aman, dan harmonis.
“Kiranya Tuhan menyertai dan memberkati kita semua, sehingga perdamaian ini benar-benar terwujud,” harapnya.
Nenu pun menegaskan setelah dialog damai, apabila ada pihak yang secara sengaja memicu konflik, maka akan diprosss hukum.
“Saya minta aparat keamanan sikapi ini dengan tegas,” pungkasnya. (via)
Jumlah Pengunjung: 52

1 day ago
13
















































