PELANTIKAN – Prosesi pelantikan pengurus TP PKK di 18 distrik Kabupaten Mimika berlangsung khidmat, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan di hadapan tamu undangan dan jajaran pejabat daerah, Senin (20/4/2026). (Foto: Mega Irianti/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzi Susana Herawati Rettob, melantik Ketua TP PKK di 18 distrik se-Kabupaten Mimika, Senin (20/4/2026).
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan kepala distrik oleh Bupati Mimika pada 11 Maret 2026 lalu.
Dalam sambutannya, Suzi Rettob menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua TP PKK distrik yang baru dilantik.
Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan, berbagai persoalan di Kabupaten Mimika, mulai dari masalah keluarga, pendidikan anak, hingga persoalan sosial dan ekonomi, menjadi tantangan bersama yang harus ditangani secara serius.
“Permasalahan keluarga, pendidikan, hingga sosial ekonomi harus menjadi perhatian bersama agar dapat ditangani secara tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Suzi menjelaskan, pelaksanaan program PKK difokuskan melalui sejumlah kelompok kerja (Pokja).
Pada Pokja II, fokus diarahkan pada pendidikan anak usia dini (PAUD).
Saat ini, TP PKK Mimika telah mengelola PAUD Kasih Amuro, dengan sekitar 80 persen peserta didik merupakan anak Orang Asli Papua (OAP).
Selain itu, TP PKK Mimika juga bersinergi dengan Dinas Pendidikan dalam menyosialisasikan program wajib belajar 13 tahun, sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 serta Surat Edaran Bupati Mimika Nomor 101 Tahun 2025.
Sementara itu, Pokja III berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan PT Freeport Indonesia.
Program yang dijalankan meliputi penanaman cabai sebagai bagian dari program nasional, penanaman kelor sebagai program prioritas Provinsi Papua Tengah, serta gerakan “Satu Keluarga Satu Pohon” guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Program tersebut direncanakan dipusatkan di Distrik Mimika Timur pada tahun ini, mencakup wilayah pesisir hingga pegunungan, dengan pelaksanaan bertahap dan melibatkan masyarakat secara luas.
Di bidang kesehatan, Pokja IV diarahkan untuk menurunkan angka stunting melalui penguatan layanan posyandu, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, serta distribusi suplemen bagi masyarakat di wilayah pedalaman.
TP PKK Mimika juga telah melaksanakan pelatihan bagi kader posyandu guna meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penguasaan 25 keterampilan dasar pelayanan.
Suzi Rettob menekankan pentingnya peran Ketua TP PKK distrik dalam mengidentifikasi persoalan keluarga di wilayah masing-masing serta mengaktifkan Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK di tingkat masyarakat.
“Melalui Dasawisma, pelaksanaan 10 program pokok PKK dapat berjalan lebih efektif. Saya ajak seluruh pengurus untuk menyusun program kerja yang realistis dan sesuai dengan kondisi distrik masing-masing,” tutupnya. (*)
Penulis : Mega Irianti
Editor : Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 61

3 hours ago
3
















































