Solidaritas Rakyat Mimika Suarakan Kemanusiaan, Desak Konflik Kwamki Narama Dihentikan

1 day ago 10
AKSI DAMAI – Puluhan warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Mimika Peduli Konflik Sosial menggelar aksi demo damai di halaman Kantor DPRK Mimika, Rabu (7/1/2026). (FOTO:GREN/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id — Puluhan warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Mimika Peduli Konflik Sosial menggelar aksi demo damai di halaman Kantor DPRK Mimika, Rabu (7/1/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan misi kemanusiaan dan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika bertanggung jawab atas konflik berkepanjangan di Distrik Kwamki Narama yang hingga kini telah menelan 11 korban jiwa.

Aksi demo berlangsung sekitar pukul 10.35 WIT dan berjalan tertib dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Dalam orasinya, Amianus Wamang selaku negosiator aksi menyampaikan keprihatinan atas konflik yang tak kunjung diselesaikan.

“Konflik di Kwamki Narama sudah memakan 11 korban jiwa. Pemda Mimika harus segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan konflik ini,” tegas Amianus.

Tuntutan serupa juga disampaikan Koordinator Aksi, Yance Sani dan Yogi Sondegau, yang menilai konflik tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kemanusiaan.

Massa aksi juga meminta DPRK Mimika memfasilitasi pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika, serta pihak terkaiy lainnya guna membahas secara saksama penyelesaian konflik Kwamki Narama.

Menanggapi aspirasi massa pendemo, Wakil Ketua Kelompok Khusus (Poksus) DPRK Mimika, Anton Alom Niwilingame, menyatakan bahwa DPRK dan Pemkab Mimika tidak tinggal diam.

“Hari ini saatnya kita semua bersuara. Eksekutif dan legislatif tetap berkomunikasi dan berkoordinasi untuk menghentikan konflik lewat penyelesaian damai,” ujarnya di hadapan tatusan massa.

Anton mengungkapkan, DPRK Mimika telah menjadwalkan pertemuan Forkopimda plus bersama Bupati dan Wakil Bupati Mimika pada siang nanti di Kantor DPRK Mimika.

“Adapjn hasil pertemuannya nanti akan dibahas secara serius. Yang jelas, kita semua sepakat konflik antarwarga di Kwamki Narama harus dihentikan,” tegasnya.

Selain itu, DPRK Mimika juga akan merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang penanganan konflik sosial di Kabupaten Mimika.

“Dengan adanya Perda, tidak boleh lagi ada orang yang angkat panah dan membunuh sesama di Mimika. Kita semua rindu hidup damai, aman, dan tentram,” ungkap Anton.

Hal senada disampaikan Anggota DPRK Mimika, Dolfin Beanal, menegaskan komitmen DPRK untuk terus mencari solusi terbaik.

“Kita tidak melihat asal kabupatennya, tetapi melihat manusianya. Ini soal kemanusiaan dan nyawa manusia. DPRK akan bersama Bupati dan Wakil Bupati menuntaskan persoalan ini,” pungkasnya. (via)

Jumlah Pengunjung: 32

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |