Pemkab Mimika Gandeng BRIN Sediakan Air Bersih di Kokonao dan Atuka

1 day ago 8

TIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan teknologi pengolahan air payau menjadi air tawar guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah pesisir.

Program tersebut menyasar sejumlah kampung pesisir, antara lain Kampung Atuka, Kokonao, Amar, dan Uta.

Bupati Mimika Johannes Rettob saat meresmikan fasilitas air bersih di Kokonao, ibu kota Distrik Mimika Barat, Senin, mengatakan ketersediaan air bersih sejak lama menjadi persoalan utama masyarakat pesisir Mimika.

“Oleh karena itu, Pemkab Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggandeng BRIN untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah pesisir,” kata Johannes.

Menurut dia, selama ini warga Kokonao sangat kesulitan mendapatkan air bersih dan hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dengan diresmikan fasilitas air bersih ini, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan air bersih dan sehat,” ujarnya.

Johannes juga meminta masyarakat menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit, termasuk kran air yang telah dipasang di rumah-rumah warga.

Selain meresmikan fasilitas air bersih di Kokonao, Bupati Mimika juga secara virtual meresmikan fasilitas serupa di Kampung Atuka, ibu kota Distrik Mimika Tengah.

Kepala Dinas PUPR Mimika Inosensius Yoga Pribadi mengatakan pembangunan sarana air bersih di Kokonao dan Atuka menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Ia berharap penerapan teknologi pengolahan air asin menjadi air tawar dapat mengatasi kesulitan air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat pesisir Mimika.

“Jika pelayanan air bersih belum maksimal, kami akan terus berupaya agar ke depan seluruh warga Kokonao dapat terlayani dan menikmati air bersih,” kata Yoga.

Saat ini di wilayah Kokonao dan sekitarnya telah terpasang sebanyak 235 sambungan rumah, sementara di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, telah terpasang 221 sambungan rumah.

Ke depan, pengelolaan fasilitas air bersih tersebut akan diserahkan kepada pihak ketiga agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

“Kami akan menata kembali sistem pengelolaannya dan bekerja sama dengan pihak ketiga agar layanan air bersih dapat dinikmati masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Kokonao Onesimus Kawarepea mengapresiasi Pemkab Mimika atas pembangunan fasilitas air bersih di wilayahnya.

“Terima kasih karena selama ini air bersih menjadi salah satu masalah utama yang kami hadapi di kampung ini,” kata Onesimus.

Ia berharap ke depan seluruh kampung di Distrik Mimika Barat dapat menikmati fasilitas air bersih sebagaimana yang kini dirasakan warga Kokonao.(ant)

Jumlah Pengunjung: 18

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |