Meki Nawipa: Program Provinsi Harus Dirasakan Seluruh Kabupaten

1 day ago 13
BERSALAMAN – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersalaman dengan ASN usai memimpin apel perdana Tahun 2026 di Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (5/1/2026). (FOTO: ISTIMEWA)

NABIRE, timikaexpress.id — Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan merata dan berdampak nyata di seluruh kabupaten pada tahun 2026.

Penegasan ini disampaikan Gubernur saat memimpin Apel Gabungan ASN Perdana Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (5/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa seluruh program pemerintah provinsi tidak boleh hanya dirasakan oleh satu atau dua daerah, tetapi harus menjangkau seluruh kabupaten di Papua Tengah secara adil dan terukur.

“Program pemerintah provinsi harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir dan menjadi berkat. Itu hanya bisa terwujud jika ASN bekerja dengan disiplin tanpa kompromi,” tegas Meki Nawipa.

Gubernur secara khusus menyoroti persoalan disiplin ASN, mulai dari kehadiran, kepatuhan jam kerja, kinerja, hingga disiplin dalam pengelolaan anggaran.

Ia menegaskan, pada tahun 2026 tidak ada lagi toleransi terhadap pelanggaran disiplin.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Papua Tengah akan menerapkan sanksi secara konsisten dan berjenjang, mulai dari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang tidak memenuhi absensi, hingga pemberhentian sesuai ketentuan perundang-undangan bagi pelanggaran berat.

“Ini bukan main-main. Semua akan dilaksanakan secara konsisten. ASN harus benar-benar bekerja untuk masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.

Selain disiplin, Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi pemerintahan, khususnya terkait APBD Tahun Anggaran 2026, dengan tetap mematuhi jadwal dan ketentuan Kementerian Dalam Negeri.

Di sektor pembangunan, Meki Nawipa menyampaikan bahwa Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah akan terus dikembangkan secara terencana.

Pembangunan pusat pemerintahan, termasuk Kantor Gubernur, DPR Papua Tengah, dan Majelis Rakyat Papua (MRP), akan dilanjutkan, dengan Kawasan Kaladiri diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan ke depan.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak seluruh ASN bekerja dengan jujur, berintegritas, taat aturan, serta mengedepankan pengabdian kepada masyarakat.

“Selamat Tahun Baru 2026. Semoga tahun ini membawa semangat dan energi baru untuk melayani rakyat Papua Tengah dengan lebih baik,” pungkasnya. (*/)

Jumlah Pengunjung: 17

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |