Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar yang Ditumpangi 11 Orang Hilang Kontak di Pegunungan Maros

3 days ago 16
Foto pesawat jenis ATR 72-500 buatan Prancis-Italia. (foto: id.wikipedia.org)

JOGYAKARTA, timikaexpress.id — Sebuah pesawat Aerei da Trasporto Regionale (ATR) 400 buatan Prancis–Italia dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (17/1/2026).

Pesawat milik Indonesia Air Transport tersebut terakhir terpantau radar pada pukul 13.17 WITA di wilayah pegunungan Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data AirNav Indonesia, koordinat terakhir pesawat berada di 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur, tepatnya di kawasan karst Leang-Leang, perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Wilayah tersebut dikenal memiliki medan perbukitan terjal dengan vegetasi lebat serta kondisi cuaca yang mudah berubah, sehingga kerap memengaruhi komunikasi radar dan navigasi penerbangan.

Dalam manifes penerbangan, tercatat 11 orang berada di dalam pesawat, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait kondisi pesawat maupun seluruh awak dan penumpang.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian di lokasi dugaan hilang kontak pesawat.

Kepala Bidang Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pencarian dilakukan secara bertahap dengan fokus pada asesmen medan dan penentuan lokasi yang lebih akurat.

“Tim SAR telah bergerak menuju lokasi setelah menerima titik koordinat dari AirNav di sekitar kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros. Saat ini sekitar 40 personel SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar koordinat terakhir pesawat,” ujar Andi Sultan di Makassar, Sabtu (17/1).

Ia menjelaskan, Basarnas mengerahkan tiga tim pencarian dengan total sekitar 25 personel, dilengkapi kendaraan rescue serta drone untuk menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur darat.

Operasi pencarian menghadapi kendala berupa medan pegunungan yang terjal, tertutup vegetasi lebat, serta keterbatasan akses darat.

Tim SAR masih menunggu perkembangan data pemantauan udara guna memperluas area pencarian.

Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan pihaknya masih memastikan informasi terkait pesawat yang dilaporkan hilang kontak tersebut.

“Iya benar, informasinya demikian, namun kami masih memastikan lebih lanjut,” ujar Douglas di Maros, Sabtu (17/1) siang.

Hingga saat ini, proses pencarian pesawat masih berlangsung dan pihak berwenang terus berkoordinasi untuk memperoleh perkembangan terbaru. (*/)

Jumlah Pengunjung: 30

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |