Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Mimika Perkuat Layanan dan Perlindungan Pekerja

8 hours ago 10
LAYANI — Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika, Andhika Catur Putra, memberikan pelayanan langsung kepada peserta dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026, Jumat (4/9/2026).(FOTO: IST/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika memperkuat pelayanan kepada peserta sekaligus mendorong pemanfaatan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika, Andhika Catur Putra, turut memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT), Jumat (4/9/2026).

Andhika mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi berbagai risiko.

“Jaminan sosial ketenagakerjaan memegang peranan penting dalam menjaga keberlanjutan hidup pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, memasuki hari tua, hingga meninggal dunia,” ujar Andhika saat melayani peserta.

Dalam rangkaian Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika juga menggelar Customer Experience Day dengan memberikan pelayanan yang lebih proaktif dan responsif.

Peserta aktif yang menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) mendapat apresiasi berupa snack box dan suvenir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong peserta memanfaatkan layanan digital BPJS Ketenagakerjaan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada majelis dan petugas gereja di Gereja Torsina Timika.

Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

Selain pelayanan dan sosialisasi, Harpelnas 2026 di Mimika juga dirangkaikan dengan bazar produk hasil pemberdayaan peserta binaan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).

Salah satu produk yang ditampilkan berupa bucket bunga cokelat hasil karya peserta binaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan mendorong peserta dan ahli waris agar dapat kembali produktif setelah menghadapi risiko.

“Melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, kami berharap para penerima manfaat memiliki bekal dan kepercayaan diri untuk kembali produktif serta membangun usaha demi menopang kehidupan keluarganya,” kata Andhika.

Menurut Andhika, perlindungan pekerja tidak hanya diberikan melalui pembayaran manfaat ketika risiko terjadi.

Pendampingan melalui program pemberdayaan juga diperlukan agar penerima manfaat dapat kembali mandiri secara ekonomi.

Ia mengatakan, peringatan Harpelnas menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan mendekatkan layanan kepada peserta.

“Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan hadir lebih dekat dengan peserta. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta yang datang ke kantor mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman, serta memperoleh informasi yang jelas mengenai hak dan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Andhika menambahkan, perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Hal ini untuk menjangkau pekerja informal yang masih menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitasnya.

“Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta bersama-sama mewujudkan pekerja dan keluarga Indonesia yang sejahtera,” kata Andhika. (via)

Jumlah Pengunjung: 65

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |