Penamatan Santri Ahsanul Ulum Angkatan II Jadi Momentum Membangun Generasi Berintegritas

9 hours ago 6
PENAMATAN SANTRI – Santri dan santriyah Angkatan II Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ahsanul Ulum mengikuti prosesi penamatan di SP4 Timika, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum membangun generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (Foto: Istimewa).

MIMIKA, Timikaexpress.id – Penamatan Santri/Santriyah Angkatan II Tahun 2026 Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ahsanul Ulum menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Penamatan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ahsanul Ulum, SP4 Timika, Selasa (2/6/2026), mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Mimika.

Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan penghargaan kepada pimpinan pondok pesantren, Yayasan Papua Cerdas Insani, serta para ustaz dan ustazah yang telah mendedikasikan diri dalam mendidik generasi muda Mimika.

Menurutnya, keberhasilan pesantren menamatkan santri angkatan kedua menjadi bukti nyata kontribusi lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Pesantren telah berkontribusi mendukung visi dan misi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, dan fondasi iman yang kuat,” ujarnya.

Fransiskus menegaskan, penamatan santri bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berpesan kepada para santri dan santriyah agar tetap menjaga akhlak, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, serta menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Mimika.

“Jadilah pemuda dan pemudi Mimika yang cerdas, santun, menghargai sesama, serta siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang toleran, cinta damai, dan mampu menjadi perekat persaudaraan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang ada di Mimika.

Pada kesempatan itu, Fransiskus juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada lembaga pendidikan berbasis agama dan karakter.

Menurutnya, pendidikan karakter dan keagamaan merupakan investasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus mendukung peran lembaga keagamaan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP

Jumlah Pengunjung: 74

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |