LATIHAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melaksanakan latihan SAR satuan di air di Manasari. (FOTO:HUMAS SAR TIMIKA)
MIMIKA, timikaexpress.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melaksanakan latihan SAR satuan di air yang berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., di halaman Kantor SAR Timika, Selasa (19/5/2026).
Latihan dilaksanakan di lingkungan Kantor SAR Timika dan perairan Kampung Manasari, Kabupaten Mimika.
Dalam arahannya saat memimpin upacara pembukaan, Kakansar Timika mengatakan latihan tersebut bertujuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel rescuer SAR Timika dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya pada penanganan kecelakaan pelayaran.
“Tujuan latihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat, terutama pada operasi kecelakaan pelayaran,” ujar I Wayan Suyatna.
Ia menegaskan, meskipun semua pihak tidak menginginkan terjadinya musibah, kesiapan tim penyelamat harus tetap terjaga agar mampu meminimalisir risiko dan jumlah korban saat terjadi keadaan darurat.
Menurutnya, latihan tersebut juga menjadi sarana menguji Standar Operasional Prosedur (SOP) yang nantinya diterapkan dalam pelaksanaan operasi SAR di lapangan.
“Walaupun latihan ini bersifat internal, saya berharap seluruh personel benar-benar serius mengikuti setiap tahapan latihan, karena ini juga menjadi uji penerapan SOP yang akan digunakan saat operasi SAR sesungguhnya,” katanya.
Dalam simulasi latihan tersebut, digambarkan terjadi kecelakaan pelayaran yang dialami KM Avatar Star dengan jumlah penumpang atau person on board (POB) sebanyak 28 orang.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) dan terombang-ambing di sekitar perairan Kampung Manasari.
Mendapat laporan tersebut, Kakansar Timika langsung memberangkatkan tim rescue menggunakan dua unit perahu karet bermesin 25 PK menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian dan evakuasi.
Namun hingga pencarian yang dilakukan sampai pukul 18.00 WIT belum membuahkan hasil, sehingga tim rescue memutuskan untuk bermalam di sekitar pesisir Kampung Manasari dan melanjutkan pencarian pada keesokan harinya.
Melalui latihan tersebut, diharapkan kemampuan personel SAR Timika semakin terasah sehingga siap menghadapi berbagai kondisi darurat di wilayah perairan Mimika dan sekitarnya. (*)
Penulis: Gren Telaubun
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 136

17 hours ago
11

















































