Freeport Grassroots Tournament 2026 di Jayapura, Asah Bakat Sepak Bola Anak Papua

3 hours ago 2
FGT 2026 – Program 1000 pasang sepatu sepak bola untuk para peserta FGT 2026 di Jayapura, pada Sabtu (18/4) diserahkan kepada 300 peserta kompetisi FGT 2026 di Stadion Mandala, serta berikutnya 300 untuk peserta FGT Gresik dan 400 peserta FGT di Timika. (FOTO:CORPCOM FREEPORT)

JAYAPURA, timikaexpress.id – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mendorong pengembangan sepak bola usia dini melalui ajang Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, 17–18 April 2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi komitmen Freeport dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional, khususnya di level usia dini.

“Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan pembinaan sepak bola usia dini melalui kompetisi, kolaborasi, dan pelatihan pelatih berkualitas,” ujarnya.

Senior Vice President Community Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan turnamen ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia Papua melalui olahraga.

“Kompetisi ini menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami sportivitas, fair play, dan saling menghormati sebagai fondasi karakter,” katanya.

FGT 2026 di Jayapura diikuti lebih dari 300 anak dan mempertandingkan kategori U-10 dan U-12 dengan sistem 7 lawan 7.

Setiap tim dapat mendaftarkan maksimal 15 pemain, dengan durasi pertandingan 2×15 menit.

Pada kategori U-10, SSB Nafri keluar sebagai juara pertama, disusul SSB Orion Star Sentani di posisi kedua, SSB Tunas Muda Hamadi di peringkat ketiga, dan SSB Volta PLN di posisi keempat.

Penghargaan pemain terbaik diraih Arkiles Fonataba, sementara kiper terbaik Herman Isak Manggaprouw.

Untuk kategori U-12, SSB Putra Yeabhu meraih juara pertama, diikuti SSB Nafri, SSB Batik, dan SSB Waena. Pemain terbaik diraih Sem Stenly Neymar Msen, sedangkan kiper terbaik Frits Tokoro.

Selain kompetisi, panitia juga membagikan ratusan sepatu sepak bola untuk sekolah sepak bola (SSB) di Jayapura, Timika, dan Gresik sebagai bentuk dukungan pembinaan.

Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, menilai program ini memberikan dampak nyata dalam pengembangan talenta muda di Papua.

“Pembinaan yang dilakukan sangat luar biasa. Ini bukti nyata kolaborasi dalam memajukan sepak bola di Indonesia Timur,” ujarnya. (*)

Jumlah Pengunjung: 6

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |