Realisasi Anggaran Baru 22,8 Persen, Bupati Mimika Minta OPD Bergerak Cepat

10 hours ago 4
APEL GABUNGAN – Bupati Mimika Johannes Rettob saat memimpin apel gabungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang diikuti ratusan ASN di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Senin (6/7/2026). (FOTO: MEGA IRIANTI/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak lebih cepat dalam merealisasikan program pembangunan.

Penegasan itu disampaikan menyusul masih rendahnya realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika hingga akhir Juni 2026.

Dalam arahannya pada apel gabungan ASN di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Senin (6/7/2026), Johannes mengungkapkan bahwa realisasi keuangan daerah baru mencapai 22,8 persen, sedangkan realisasi belanja modal masih berada di angka 0,8 persen.

Capaian tersebut dinilai jauh dari target yang telah ditetapkan.

Untuk itu, ia memerintahkan seluruh OPD mengikuti rapat evaluasi khusus pada Selasa (7/7/2026) guna melakukan sinkronisasi data realisasi fisik dan keuangan serta mempercepat pelaksanaan program.

“Kesejahteraan masyarakat yang telah kita janjikan harus tetap diwujudkan. Kita harus bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih bertanggung jawab,” tegas Johannes.

Dalam kesempatan itu, Johannes juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan setelah sejumlah ASN meninggal dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita boleh memiliki banyak rencana pembangunan, tetapi tanpa kesehatan semuanya tidak akan berarti. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN lebih memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing,” ujarnya.

Johannes turut menyoroti berbagai capaian positif yang telah diraih Kabupaten Mimika, di antaranya penghargaan nasional atas keberhasilan menurunkan angka stunting, kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran pemerintah cepat berpuas diri.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata yang dapat dirasakan secara langsung,” katanya.

Selain percepatan pembangunan, Bupati Johannes juga memberi perhatian serius terhadap kedisiplinan ASN.

Ia mengaku masih menemukan berbagai pelanggaran, mulai dari konsumsi minuman keras, penyalahgunaan media sosial pada jam kerja, hingga kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Menurutnya, seluruh pelanggaran tersebut tidak akan ditoleransi dan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat bagi pelanggaran berat.

“Disiplin adalah harga mati. Siapa pun yang melanggar aturan harus siap menerima konsekuensinya,” tegasnya.

Sebagai upaya meningkatkan profesionalisme aparatur, Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan melaksanakan penilaian kompetensi terhadap sekitar 1.000 ASN serta menerapkan sistem penilaian kinerja berbasis daring.

Selain itu, penyebaran informasi bohong atau hoaks yang mengganggu kinerja pemerintahan akan ditindak sesuai ketentuan hukum.

Johannes berharap seluruh ASN terus memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pelayanan agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mimika. (*)

Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP

Jumlah Pengunjung: 50

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |