TIMIKA, timikaexpress.id – Warga Kampung Tiwaka membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Program Kampung Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat di tingkat kampung.
Pembentukan Pokja tersebut dilakukan dalam kegiatan sosialisasi Program Kampung yang digelar di Jalan Tituka, Kampung Tiwaka, Distrik Mimika Timur Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (10/3/2026).
Program ini merupakan inisiatif Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan ekonomi kampung.
Kegiatan tersebut dihadiri tim Program Pemberdayaan YPMAK, di antaranya staf Divisi Ekonomi Febri Sianipar, Julius Cenawatme, dan Dwi Iksan Kanang yang memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme pelaksanaan program.
Staf Divisi Ekonomi YPMAK, Dwi Iksan Kanang menjelaskan bahwa Program Kampung bertujuan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
“Di setiap kampung kami selalu sampaikan bahwa masyarakat harus bekerja terlebih dahulu, baru kemudian menerima upah dari pekerjaan tersebut. Tujuannya agar kegiatan berjalan baik dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, masa kerja Pokja Program Kampung 2026 berlangsung selama delapan bulan.
Karena itu, setiap kegiatan harus dilaksanakan sesuai rencana serta dilaporkan melalui laporan pertanggungjawaban (LPJ) secara tepat waktu.
Selain itu, Pokja juga diminta memasang papan informasi kegiatan di lokasi kerja agar masyarakat dapat mengetahui jenis pekerjaan yang dilakukan serta penggunaan anggaran secara terbuka.
“Setiap kegiatan harus ada papan informasi yang menjelaskan pekerjaan yang dilakukan dan besaran dana yang digunakan,” katanya.
Dwi menjelaskan, setiap Pokja kampung memperoleh anggaran sebesar Rp300 juta.

Dari jumlah tersebut, Rp240 juta dialokasikan untuk program kegiatan masyarakat, sedangkan Rp60 juta digunakan untuk operasional.
Ia menegaskan dana tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab.
“Jika ditemukan penyalahgunaan dana atau kegiatan tidak berjalan sesuai rencana, program dapat dihentikan,” tegasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan baik, YPMAK akan melakukan monitoring secara berkala terhadap kegiatan Pokja di setiap kampung.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kampung Tiwaka Apolos Ikikitaro turut menyampaikan laporan penggunaan dana Program Kampung tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya pengadaan tiga unit motor Johnson, dua unit perahu kecil, 50 jaring, 50 perangkap kepiting, serta pengadaan papan tripleks untuk kebutuhan gereja.
“Semua pekerjaan telah dilaksanakan sesuai rencana anggaran biaya yang disepakati bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Tiwaka Julianus Amatimukata menyampaikan apresiasi kepada YPMAK atas dukungan program yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat senang karena masyarakat bisa bekerja bersama membangun kampung sekaligus memperoleh penghasilan tambahan,” katanya.
Hal senada juga disampaikan staf Divisi Ekonomi YPMAK Julius Cenawatme yang menilai Kampung Tiwaka memiliki komitmen baik dalam pelaksanaan Program Kampung.
“Ketua Pokja sebelumnya bekerja dengan baik. Jika nanti ada pemilihan baru, kami berharap program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga diberi kesempatan menyampaikan aspirasi sekaligus memilih pengurus Pokja yang akan menjalankan Program Kampung Tahun 2026.
Melalui musyawarah bersama aparat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, perempuan, dan pemuda, akhirnya disepakati susunan pengurus Pokja Kampung Tiwaka 2026, yakni Ketua Pokja Apolos R. Ikikitaro, Sekretaris Lirbanus Emeyau, Bendahara Klasina Mipitapo, serta anggota Yosafat Emeyau dan Beni Moyau.
Pembentukan Pokja ini diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat di Kampung Tiwaka sekaligus memastikan program kampung dengan anggaran Rp300 juta berjalan transparan, partisipatif, dan memberi manfaat nyata bagi warga. (*)
Jumlah Pengunjung: 60

8 hours ago
5

















































