Tujuh Adegan Olah TKP Awali Penyelidikan Insiden Penembakan di Grasberg Tembagapura

13 hours ago 8
OLAH TKP – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 saat melakukan olah TKP penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat (13/3/2026). (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id – Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Mimika dan unsur pengamanan wilayah Tembagapura melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait insiden penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Rabu (11/3/2026).

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melaksanakan olah TKP di lokasi penembakan yang berada di Area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.

Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan pemeriksaan kondisi saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, tim melakukan rekonstruksi awal melalui tujuh adegan olah TKP, meliputi pemeriksaan posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban saat terjatuh, arah datangnya tembakan, serta posisi saksi pada saat peristiwa berlangsung.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya berkomitmen mengungkap kasus tersebut secara profesional.

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi sembari menunggu perkembangan hasil penyelidikan dari aparat keamanan.

Untuk diketahui, korban dari insiden tersebut bernama Simson Mulia (48), karyawan kontraktor Freepory.

Simson meninggal dunia akibat luka tembak di bagian bawah telinga. Berdasarkan keterangan medis, peluru masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah telinga kiri.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan penembakan terjadi saat korban bersama rekannya menyelesaikan pekerjaan survei di lokasi tersebut.

Saat kejadian, korban berada di bagian belakang kendaraan pickup untuk merapikan perlengkapan dan peralatan kerja.

“Korban sedang merapikan perlengkapan survei di belakang kendaraan pickup ketika tiba-tiba terdengar dua kali suara letusan dari arah yang belum dapat dipastikan,” ujarnya.

Saksi yang juga merupakan sopir kendaraan kemudian melihat korban terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas.

Saksi segera menghubungi base camp menggunakan handy talky (HT) untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat keamanan bersama tim medis bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Dalam perjalanan menuju lokasi, aparat sempat mendapat gangguan tembakan dari kelompok bersenjata yang berada di perbukitan sekitar lokasi.

Korban kemudian dievakuasi ke RS SOS Mile 68 (RS AEA) di Tembagapura untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun setelah menjalani pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.

Jenazah korban selanjutnya diterbangkan dari Timika menuju Jakarta menggunakan pesawat Airfast Indonesia pada Kamis (12/3/2026), sebelum dibawa ke rumah duka di Bandung, Jawa Barat. (via)

Jumlah Pengunjung: 50

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |