Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Karyawan di Grasberg Tembagapura

4 hours ago 4
PENANGANAN MEDIS – Tampak tim medis sedang menangani korban Simson M saat dievakuasi ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura, Rabu (11/3/2026). (FOTO:IST/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id – Polres Mimika membeberkan kronologi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) yang menewaskan seorang karyawan di area Jayapura eks Pontil, atau bekas lahan reklamasi Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 08.39 WIT.

Korban diidentifikasi bernama Simson M (49), karyawan kontraktor dari Departemen Eksplorasi, itu meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.

Kasi Humas Polres Mimika, Hempy Ona mengatakan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka tembak di bagian kanan kepala yang tembus hingga telinga kiri.

Sementara itu, saksi Abraham RAM yang berada di lokasi kejadian mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian korban dan saksi sedang melakukan pengukuran water level di area Jayapura eks Pontil menggunakan kendaraan operasional.

Setelah pekerjaan selesai, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk merapikan peralatan, sementara saksi berada di samping kendaraan.

“Tidak lama kemudian saksi mendengar suara tembakan. Saat melihat ke arah korban, saksi mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan,” kata Hempy.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan.

Tim respon gabungan yang terdiri dari aparat keamanan perusahaan, tim medis, dan aparat kepolisian segera menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura.

Korban setelah dievakuasi ke rumah sakit sekitar pukul 10.00 WIT dan dinyatakan meninggal dunia.

Wakapolsek Tembagapura, Eksan Laane bersama personelnya kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban.

Sementara itu, aparat keamanan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Akhmad Y. Wiratama bersama empat personel telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam proses evakuasi dan pengamanan di lokasi, sempat terjadi kontak tembak antara personel Brimob Satgas Amole dan kelompok bersenjata di sekitar area kejadian.

Hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan.

Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang diduga masih berada di sekitar kawasan Grasberg.

Jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke tanah kelahirannya di Bandung menggunakan pesawat Air Fast Indonesia pada Kamis (12/3/2026).

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Aparat akan terus meningkatkan pengamanan guna menjaga stabilitas keamanan di Mimika, khususnya di Tembagapura dan sekitarnya,” pungkasnya. (via)

Jumlah Pengunjung: 45

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |