Pemprov Papua Tengah Fokus Tangani Karhutla dan Dampak Embun Es

9 hours ago 5
RAKOR – Nampak suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Penanggulangan Karhutla Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Minggu (23/8/2026). (FOTO: PEMPROV PAPUA TENGAH)

NABIRE, timikaexpress.id — Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak embun es yang melanda sejumlah wilayah.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Dampak El Nino Lintas Sektor dan Penanggulangan Karhutla Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Minggu (23/8/2026).

Rapat dipimpin Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Zoom Meeting dan diikuti Forkopimda Papua Tengah, para bupati dari delapan kabupaten, serta instansi terkait dan instansi vertikal, termasuk BMKG, BPBD, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Tengah.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Meki Nawipa menekankan pentingnya peningkatan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Papua Tengah.

Para bupati dari delapan kabupaten juga diminta membentuk satuan tugas (Satgas) hingga tingkat kampung.

Perkembangan pembentukan Satgas tersebut akan dilaporkan pada pertemuan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (26/8/2026).

Dukungan Kesehatan dan Pangan

Selain penanganan karhutla, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah diminta segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menyalurkan obat-obatan dan kebutuhan kesehatan lainnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah diminta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Puncak untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga yang terdampak embun es.

Gubernur Meki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak yang telah mengambil langkah konkret dalam menangani karhutla serta membantu masyarakat yang terdampak embun es.

Pemprov Siapkan Helikopter

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan kesiapan menurunkan helikopter untuk mendukung pemadaman kebakaran.

Penggunaan helikopter akan dilakukan setelah pembagian wilayah penanganan karhutla ditetapkan.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, yang mewakili Gubernur Meki Nawipa, mengatakan rapat tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah dan mencari solusi penanganan karhutla.

“Rapat koordinasi ini untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Papua Tengah. Kita mencari solusi penanganannya dan ke depan akan melakukan langkah-langkah strategis sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Victor.

Menurut Victor, pemerintah provinsi akan memperkuat koordinasi dalam menerima laporan kondisi di lapangan, termasuk perkembangan cuaca dan potensi munculnya titik api dari setiap kabupaten.

Data BMKG menjadi salah satu bahan penting dalam menentukan langkah penanganan.

Penanganan awal karhutla tetap menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten melalui perangkat daerah dan BPBD di wilayah masing-masing.

Namun, apabila kebakaran tidak mampu ditangani karena luas wilayah atau membutuhkan dukungan lebih besar, pemerintah kabupaten dapat meminta bantuan kepada pemerintah provinsi.

Masyarakat Diminta Waspada

Victor menegaskan bahwa keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran menjadi perhatian utama.

Penanganan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja karena tindakan tersebut dapat memperluas kebakaran dan menyulitkan proses pemadaman.

“Kita sama-sama menjaga agar tidak ada yang sengaja membakar atau melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah terjadi, tentu membutuhkan penanganan yang serius,” katanya.

BPBD Provinsi Papua Tengah bersama jajaran TNI dan Polri terus melakukan pemadaman di sejumlah titik.

Meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana serta kondisi wilayah yang luas, upaya penanganan tetap dilakukan secara maksimal.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mencegah karhutla meluas serta mengurangi dampaknya terhadap keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. (*)

Jumlah Pengunjung: 48

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |