Lomba Tari Kreasi Papua di YPJ Kuala Kencana, SMP Santo Bernardus Tampil Terbaik

6 hours ago 3
FOTO BERSAMA – Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim, berfoto bersama peserta lomba tari SMP YPPK Santo Bernardus dan panitia usai pengumuman pemenang Lomba Tari Kreasi Papua di Sporthall YPJ Kuala Kencana, Sabtu (28/3/2026). (FOTO: IST/PANITIA)

TIMIKA, timikaexpress.id — SMP YPPK Santo Bernardus tampil terbaik dan keluar sebagai juara pertama dalam Lomba Tari Kreasi Papua yang digelar SMP Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) Kuala Kencana, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sporthall SMP YPJ Kuala Kencana itu diikuti sejumlah sekolah di Timika, yakni SMP YPPK Santo Bernardus, SMP Asrama Taruna Papua (SATP), SMP Negeri 4, dan SMP Negeri 2 Timika.

Berdasarkan hasil penjurian, SMP Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) meraih juara II, sedangkan juara III diraih SMP Negeri 2 Timika.

Tiga dewan juri, yakni Yanto, Theysi Siku, dan Wenselaus Agama, menilai penampilan peserta berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kreativitas dan inovasi koreografi, keselarasan musik dan gerakan, teknik serta kekompakan, ekspresi dan penjiwaan, hingga keserasian tema dan kostum.

Kepala Sekolah (Kepsek) YPJ Kuala Kencana, Nursalim, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari puncak community project International Baccalaureate (IB) bagi siswa kelas IX.

“Selain kurikulum nasional, siswa kelas IX juga mengikuti penilaian tambahan seperti seni, olahraga, dan kegiatan sosial,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya Papua.

“Kami di YPJ Kuala Kencana mengintegrasikan budaya lokal dalam kegiatan pembelajaran. Kami ingin siswa tidak hanya kreatif, tetapi juga mencintai budaya daerah,” katanya.

Sementara itu, panitia lomba, Emmanuella Bleslia Mandenas, menyebut persiapan kegiatan telah dilakukan sejak September 2025.

“Awalnya ada tujuh sekolah yang direncanakan ikut, namun dua sekolah tidak dapat berpartisipasi,” ujar Emma sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap seni dan budaya Papua.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depan,” demikian Emma. (vis)

Jumlah Pengunjung: 91

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |