Kuliah Umum Tony Wenas di UNCEN, Tekankan Sinergi Pendidikan dan Industri

8 hours ago 10
KULIAH UMUM – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas saat memberikan kuliah umum di Universitas Cenderawasih, Jayapura, Rabu (11/3/2026).(FOTO: CORPCOM FREEPORT/IST.TIMEX)

JAYAPURA, timikaexpress.id – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul saat memberikan kuliah umum di Universitas Cenderawasih (UNCEN), Jayapura, Rabu (11/3/2026).

Kuliah umum tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Cenderawasih dan PT Freeport Indonesia sebagai langkah strategis membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Dalam pemaparannya, Tony Wenas menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompetitif.

“Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni, dan UNCEN dapat mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan industri tanpa mengorbankan kurikulum maupun standar nasional,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan antara PT Freeport Indonesia dan UNCEN telah terjalin erat melalui berbagai kerja sama, mulai dari penelitian, pengajaran, hingga pengembangan sosial.

Sementara itu, Rektor UNCEN, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyebut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun masa depan Papua melalui pendidikan.

“Sinergi ini bukan sekadar kerja sama kelembagaan, tetapi langkah strategis untuk menghasilkan SDM yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan sejumlah agenda penting, di antaranya penandatanganan MoU antara PTFI dan UNCEN, kerja sama trilateral dengan Arizona State University, serta PKS Program Praktisi Mengajar yang mencakup kegiatan pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.

Kuliah umum ini disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi.

Selain mendapatkan wawasan tentang operasional industri pertambangan, mahasiswa juga memperoleh gambaran peluang karier serta kontribusi industri terhadap pembangunan Papua.

Tercatat, sebanyak 332 alumnus UNCEN saat ini bekerja sebagai tenaga profesional di PT Freeport Indonesia. Selain itu, program beasiswa Freeport telah menjangkau 255 mahasiswa, dengan 51 di antaranya masih aktif menempuh pendidikan.

Hal ini menunjukkan dampak nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung pengembangan SDM di Papua. (*)

Jumlah Pengunjung: 43

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |