CFD Mimika Disulap Jadi “Malioboro”-nya Papua, Ini Rencana Besarnya

4 hours ago 3
Habel Taime (FOTO: YUDITH SANGGU/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day-CFD) di Kabupaten Mimika terus berkembang, tidak hanya sebagai ruang olahraga, tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial, penggerak ekonomi, dan panggung pelestarian budaya.

Pelaksanaan CFD pada Sabtu (25/4/2026) menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong masyarakat yang sehat, produktif, dan harmonis.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mimika, Habel Taime, mengatakan pihaknya menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, sektor swasta, organisasi profesi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dinas Ketahanan Pangan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, sementara Swiss-Belinn Timika turut mendukung melalui penyediaan doorprize bagi peserta.

Di sisi lain, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Tenaga Laboratorium Kesehatan Indonesia (Patelki) Mimika membuka layanan pemeriksaan golongan darah gratis dan kegiatan donor darah sebagai kontribusi terhadap kesehatan masyarakat.

Bagi pelaku UMKM, CFD menjadi ruang promosi dan penjualan yang efektif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

Habel Taime mengungkapkan, pihaknya memiliki visi jangka panjang menjadikan kawasan CFD sebagai pusat hiburan dan budaya yang ikonik di Mimika.

Salah satu rencana utama adalah mengusung konsep “Malioboro”-nya Papua.

Sepanjang rute CFD, dari kawasan Hotel Horison Diana hingga Petrosea, akan disiapkan panggung hiburan yang beroperasi setiap malam minghu.

Selain itu, berbagai tradisi khas Papua juga akan ditampilkan secara berkala.

“Kami akan menghadirkan MOP, yaitu cerita lucu khas Papua, serta tarian daerah sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan dari program ini adalah mengubah citra Mimika menjadi kota yang penuh kegembiraan, kebersamaan, dan keharmonisan melalui kegiatan positif.

Ke depan, pelaksanaan CFD secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperkuat ekonomi pelaku UMKM, serta mendorong kebahagiaan warga.

Selain itu, pengembangan program ini juga ditargetkan mampu menarik pengunjung dari luar daerah dan memperkuat identitas Mimika sebagai kota yang ramah, sehat, dan kaya akan budaya. (*)

Penulis : Yudith Sanggu
Editor   : Maurits SDP

Jumlah Pengunjung: 77

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |