PAWAI OBOR – Ratusan umat Kristiani mengikuti pawai obor Paskah di Kota Timika, Minggu (5/4/2027). (FOTO: MEGA IRIANTI/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id – Asisten I Sekretariat Daerah Mimika, Ananias Faot, menegaskan bahwa pawai obor Paskah menjadi momentum bagi umat Kristiani untuk menghidupi nilai kasih dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Pawai obor dalam rangka perayaan Paskah yang puncaknya digelar di pelataran Graha Eme Neme, Mimika, Minggu (5/4/2027), berlangsung meriah dan penuh khidmat.
Ratusan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan berjalan kaki sambil membawa obor dan menyanyikan kidung pujian, menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Timika.
Rute pawai dimulai dari Lapangan eks Pasar Swadaya, melintasi Jalan Yos Sudarso, Cenderawasih, dan Jalan Budi Utomo, sebelum berakhir dan ditutup di pelataran Graha Eme Neme Yauware.
Peserta pawai obor dilepas langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Ananias Faot menyampaikan bahwa Paskah memiliki makna mendalam sebagai simbol terang Kristus yang harus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Paskah hendaknya tercermin melalui sikap hidup yang penuh kasih, persaudaraan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia juga mengajak umat untuk menjadikan perayaan Paskah sebagai momentum memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Ananias turut mengapresiasi panitia, aparat keamanan, dan tenaga medis yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Menurut dia, pawai obor tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga mempererat persatuan dan toleransi antarumat beragama di Mimika.
Ia menambahkan, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat, kegiatan tetap berjalan aman, lancar, dan penuh kebersamaan. (*)
Penulis : Mega Itianti
Editor : Maurits Sadipun
Jumlah Pengunjung: 42

4 hours ago
4

















































