YPMAK Gencarkan Program Kampung di Pigapu dan Hiripau, Fokus Pengembangan Kelapa dan VCO

12 hours ago 8
SOSIALISASI PROGRAM – YPMAK melaksanakan sosialisasi, pembentukan Pokja, dan penandatanganan PKS Program Kampung 2026 di Kampung Pigapu dan Hiripau, Distrik Iwaka, Kamis (4/6/2026). Program ini difokuskan pada pengembangan kelapa dan produksi VCO guna meningkatkan pendapatan masyarakat. (FOTO: ISTIMEWA)

MIMIKA, timikaexpress.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melaksanakan sosialisasi, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja), serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Kampung 2026 di Kampung Pigapu dan Hiripau, Distrik Iwaka, Kamis (4/6/2026).

Program tersebut bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas kelapa dan produksi minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil atau VCO).

Pada tahun ini, YPMAK mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta untuk setiap kampung dengan masa pelaksanaan delapan bulan, mulai Juni 2026 hingga Januari 2027.

Staf Divisi Sosial Ekonomi YPMAK, Dwi Iksan Kanang, mengatakan program kampung diarahkan untuk menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan dipertanggungjawabkan melalui laporan kegiatan yang tepat waktu.

“Tujuan program ini adalah memberikan penghasilan tambahan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan baik dan terhindar dari penyalahgunaan dana,” ujarnya.

Pengembangan kelapa dipilih karena memiliki prospek yang menjanjikan. Di Kampung Pigapu, masyarakat telah menanam kelapa pada lahan sekitar 100 x 550 meter sejak tahun lalu.

Sementara di Kampung Hiripau, sebanyak 2.000 bibit kelapa telah ditanam dan siap dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan baku VCO.

Ketua Pokja Kampung Pigapu, Herman Tahiripau, mengatakan wilayahnya memiliki potensi besar untuk pengembangan kelapa karena didukung kondisi lahan yang subur.

“Tahun lalu kami sudah mulai menanam kelapa dan tahun ini akan dilanjutkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku VCO agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat,” katanya.

Program ini juga mendapat dukungan dari Koramil Mapurujaya. Babinsa Kampung Hiripau, Tangkas, mendorong masyarakat mengusulkan bantuan bibit kelapa kepada instansi pertanian agar pengembangan komoditas tersebut semakin luas.

YPMAK berharap program pengembangan kelapa dan VCO dapat menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Pigapu, Hiripau, dan wilayah sekitarnya. (*)

Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP

Jumlah Pengunjung: 69

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |