Komisi III DPRK Mimika Ungkap Krisis Air Bersih di Atuka: Fasilitas Diduga Hanya Berfungsi Saat Peresmian

5 hours ago 4
Ketua Komisi III DPRK Mimika saat menggelar jumpa pers, Jumat (10/4/2026) (FOTO: IST/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id – Komisi III DPRK Mimika mengungkap kondisi memprihatinkan terkait krisis air bersih yang dialami masyarakat Distrik Atuka, Distrik Mimika Tengah, meski fasilitas pendukung telah lama diresmikan.

Temuan tersebut terungkap setelah Ketua  Komisi III DPRK Mimika, Herman Ghafur dan anggotanya melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Berdasarkan hasil peninjauan, fasilitas air bersih yang dibangun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Warga bahkan disebut belum pernah menikmati layanan air bersih sejak proyek tersebut diresmikan.

Ironisnya, fasilitas itu diduga hanya berfungsi saat momen seremonial peresmian, sementara setelah kegiatan selesai, layanan air bersih tidak lagi berjalan.

Kondisi ini dibenarkan pihak sekolah setempat.

Kepala SMP Negeri Atuka menyampaikan bahwa ketiadaan air bersih telah berlangsung sejak awal proyek, dan berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar serta sanitasi di lingkungan sekolah.

Permasalahan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Mimika.

Herman Ghafur, menegaskan bahwa layanan air bersih di wilayah tersebut saat ini tidak berjalan sama sekali.

Akibatnya, masyarakat terpaksa mengandalkan air tadah hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari konsumsi hingga kebersihan.

Kondisi ini semakin berat saat memasuki musim kemarau.

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh dijadikan sekadar formalitas. Jika benar fasilitas hanya berfungsi saat peresmian, ini menunjukkan kegagalan layanan yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Komisi III DPRKMimika pun telah melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan DPRK untuk mendapat perhatian serius.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait guna meminta klarifikasi serta pertanggungjawaban atas tidak berfungsinya fasilitas tersebut.

Pihaknya berharap langkah ini dapat segera menghasilkan solusi konkret, sehingga fasilitas yang dibangun dengan anggaran negara, benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat Atuka. (*)

Penulis : Yudith Sanggu

Editor   : Maurits Sadipun

Jumlah Pengunjung: 98

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |