MoU – Penandatangan MoU PTFI – UNCEN oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas (kedua kanan) bersama Rektor UNCEN Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw SE., M.Sc., agr.
(kedua kiri) untuk membangun kemitraan
strategis bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian diseminasi informasi dan pengabdian masyarakat di Papua. (FOTO:CORPCOM FREEPORT)
JAYAPURA, timikaexpress.id – Universitas Cenderawasih (UNCEN) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mendorong pengembangan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Papua.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Rektor UNCEN, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE, M.Sc., Agr, bersama Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, yang dirangkaikan dengan kuliah umum di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Jayapura, Rabu (11/3/2026).
Rektor UNCEN menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara dunia pendidikan dan industri.
“Ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi panjang yang telah terjalin, termasuk momentum bersejarah serah terima Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN pada Desember 2025,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan kelembagaan, tetapi komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja.
“Freeport membutuhkan SDM yang mumpuni, dan UNCEN mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan kurikulum maupun standar nasional,” jelasnya.
Tony juga mengungkapkan bahwa hubungan antara PTFI dan UNCEN telah terjalin erat melalui berbagai kerja sama, mulai dari penelitian, pengajaran, hingga pengembangan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan tiga agenda utama, yakni:
1. Penandatanganan MoU antara PTFI dan UNCEN yang mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, serta peningkatan kapasitas SDM.
2. Penandatanganan MoU antara PTFI, UNCEN, dan Arizona State University untuk peningkatan kualitas pendidikan menuju akreditasi yang lebih tinggi.
3. Penandatanganan PKS Program Praktisi Mengajar, meliputi pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.
Kuliah umum yang disampaikan Tony Wenas disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan tentang operasional pertambangan, kebutuhan industri terhadap SDM unggul, serta peluang kerja bagi putra-putri Papua.
Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Direktur PTFI dalam sesi interaktif.
Saat ini, tercatat sebanyak 332 alumnus UNCEN telah bekerja sebagai tenaga profesional di PTFI.
Sementara itu, jumlah penerima beasiswa dari Freeport mencapai 255 orang, dengan 51 mahasiswa masih aktif.
Data tersebut mencerminkan dampak nyata sinergi antara dunia industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan di Papua. (*)
Jumlah Pengunjung: 45

8 hours ago
10

















































