PENGABUAN – Jenazah korban Junius Magai diabukan (kremasi) di depan kios panjang, Kampung Landu Mekar, Distrik Kwamki Narama sekitar pukul 18.20 WIT. (FOTO:GREN/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id — Jenazah korban pembunuhan, Junius Magai, akhirnya dikremasi di Distrik Kwamki Narama, Rabu (1/4/2026), di tengah pengawalan ketat aparat keamanan.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses kremasi harus berjalan aman tanpa menimbulkan konflik susulan di tengah masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Pj Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, usai pertemuan bersama aparat keamanan di Kantor Distrik Kwamki Narama.
Ia mengatakan, sebelumnya pemerintah mengarahkan agar jenazah dimakamkan sesuai ketentuan.
Namun, pihak keluarga tetap menginginkan kremasi, sehingga pemerintah mengambil langkah antisipatif guna menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami minta ada jaminan dari pihak keluarga bahwa tidak akan terjadi konflik setelah proses kremasi. Ini penting untuk menjaga keamanan bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pendekatan persuasif telah dilakukan kepada berbagai pihak guna mencegah potensi gesekan di lapangan.
Pemerintah juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang mencoba memprovokasi situasi.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, memastikan aparat keamanan telah disiagakan untuk mengawal seluruh rangkaian prosesi.
Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres Mimika dan Brimob dikerahkan untuk menjaga keamanan selama proses berlangsung.
“Situasi harus tetap aman dan kondusif. Kami tidak ingin ada korban lagi. Siapa pun yang melanggar akan diproses sesuai hukum,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparat juga melakukan pengamanan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi gangguan keamanan.
Pemerintah berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menghormati proses yang telah berlangsung, sehingga situasi di Mimika tetap kondusif pasca kejadian tersebut. (*)
Penulis : Gren Telaubun
Editor : Maurits Sadipun
Jumlah Pengunjung: 186

10 hours ago
12

















































