MIMIKA, timikaexpress.id — Seluruh dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup ke-54 pada Jumat (5/6/2026). Tahun ini, Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” atau “Terinspirasi dari Alam, Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita”.
Situs resmi Hari Lingkungan Hidup Sedunia melansir, tema ini dipilih karena bumi tengah menghadapi krisis perubahan iklim dan kerusakan ekosistem. Dua masalah besar ini berdampak buruk bagi manusia dan alam.
Aktivitas manusia, seperti penggundulan hutan dan pembakaran lahan, memicu lonjakan emisi gas rumah kaca. Hal ini menjadi penyebab utama pemanasan global yang memicu cuaca ekstrem, kenaikan permukaan air laut, serta penurunan keanekaragaman hayati.
Data dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) menunjukkan bahwa kawasan perkotaan menyumbang sekitar 70 persen emisi global. Saat ini, kenaikan suhu bumi telah melewati batas aman, yakni mencapai 1,5 derajat celsius. Meski demikian, penerapan solusi yang tepat diyakini mampu menekan pemanasan global hingga 0,5 derajat celsius.
Selain iklim, perlindungan hutan dan lautan juga menjadi fokus utama. E
ksploitasi alam yang berlebihan telah memicu penggundulan hutan massal dan kerusakan terumbu karang.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengelola sumber daya alam secara bijak dan mengadopsi gaya hidup berkelanjutan. Langkah nyata dapat dimulai dari hal kecil, seperti menghemat air dan listrik, mendaur ulang sampah, serta menggunakan transportasi ramah lingkungan.
Sejarah Peringatan
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tahun 1972 dalam Konferensi Lingkungan Manusia di Stockholm, Swedia. Pertemuan tersebut melahirkan resolusi penting untuk mengatasi masalah lingkungan global.
Peringatan pertama kali digelar pada 5 Juni 1973 dengan slogan “Only One Earth” atau “Hanya Satu Bumi”. Kini, gerakan yang dipimpin oleh UNEP ini diikuti oleh lebih dari 150 negara untuk mendorong perubahan kebijakan nasional dan internasional demi bumi yang sehat.

Sementara itu di tingkat domestik, Indonesia juga memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional setiap tanggal 10 Januari.
Peringatan ini dimulai sejak 10 Januari 1982, bertepatan dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Regulasi tersebut kini telah diperbarui melalui UU Nomor 32 Tahun 2009. (*)
Jumlah Pengunjung: 43

18 hours ago
7

















































