Kepala BPBD Kabupaten Mimika Agustina Rahadad. (FOTO:YUDITH/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan selama lebih dari sepekan terakhir.
Air bersih yang didistribusikan mencapai sekitar 10.000 liter setiap pengiriman.
Pasokan tersebut diambil dari sumber air di Mile 32, sebelum memasuki kawasan Kuala Kencana, melalui koordinasi BPBD dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika.
Kepala BPBD Kabupaten Mimika Agustina Rahadad mengatakan, distribusi air bersih saat ini diprioritaskan untuk wilayah dalam kota, terutama Distrik Mimika Baru dan kawasan Kebun Sirih.
“Selama lebih dari satu minggu, BPBD Mimika terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan, dengan kapasitas sekitar 10.000 liter per pengiriman yang diambil dari sumber Mile 32 bersama Dinas PU,” kata Agustina.
Menurut dia, warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengajukan permohonan langsung ke kantor BPBD.
Permohonan tersebut harus disertai nama lengkap, alamat, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Setiap permohonan akan dicatat dan dijadwalkan berdasarkan sistem antrean agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tertib dan merata.
Sementara itu, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pesisir dan luar kota, seperti Atuka dan Kokonao, belum dapat dilakukan.
Kondisi tersebut terkendala proses pengurusan serta tingginya biaya operasional transportasi laut, termasuk kebutuhan bahan bakar speedboat.
Agustina meminta masyarakat di wilayah yang belum terjangkau bantuan untuk menghemat persediaan air yang tersedia.
“Untuk daerah pesisir seperti Atuka dan Kokonao, mohon maaf sementara belum bisa kami jangkau karena kendala proses dan biaya operasional laut yang sangat tinggi. Kami mohon warga di sana untuk sangat menghemat pemakaian air demi kebersamaan kita,” ujarnya.
BPBD Mimika, kata Agustina, terus berupaya memperluas jangkauan distribusi air bersih secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan anggaran.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak dan menghemat persediaan selama musim kemarau masih berlangsung. (*)
Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 72

18 hours ago
8

















































