PARADE PASKAH – Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat memberikan sambutan sekaligus melepas peserta Parade Paskah Oikumene di Lapangan Emeneme Yauware, Timika, Selasa (7/4/2026). (FOTO: MEGA IRIANTI/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi melepas peserta Parade Paskah Oikumene dari Lapangan Eme Neme Yauware, Selasa (7/4/2026), sebagai wujud mempererat persatuan dan kerukunan lintas iman di daerah itu.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari beragam denominasi gereja serta lintas agama.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa makna kebangkitan Yesus Kristus tidak hanya menjadi peristiwa iman, tetapi juga membawa harapan dan kekuatan baru bagi seluruh umat manusia.
Menurutnya, pelaksanaan parade Paskah secara oikumene menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Mimika mampu hidup berdampingan dalam keberagaman suku, budaya, dan agama.
“Perayaan ini adalah simbol persatuan. Tidak ada perbedaan, kita semua harus hidup rukun dan saling menghargai dalam keberagaman,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk menjaga sikap selama kegiatan berlangsung.
Bupati meminta agar parade dilaksanakan dengan tertib, damai, dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban.
Selain itu, Johannes turut menekankan pentingnya kewaspadaan selama kegiatan, termasuk memperhatikan rute perjalanan demi menjaga keamanan bersama.
“Kita datang dengan tujuan merayakan Paskah, bukan untuk hal lain. Tetap tenang, jaga iman, dan tunjukkan bahwa kita adalah umat yang membawa damai,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Paskah dalam kehidupan sehari-hari, seperti kasih, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan keagamaan lintas iman sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan serta menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif.
“Kalau Mimika aman dan damai, maka pembangunan akan berjalan dengan baik. Mari kita jaga bersama daerah ini,” tutupnya. (*)
Penulis : Mega Irianti
Editor : Maurits Sadipun
Jumlah Pengunjung: 36

4 hours ago
6

















































