LATSAR – Sebanyak 528 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat mengikuti pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) di Mimika. (FOTO:YUDITH/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme kepada 528 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) sebagai bekal menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Pelatihan yang berlangsung selama 1 bulan itu menjadi tahapan wajib bagi para CPNS sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Selain membekali peserta dengan kompetensi dasar, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam arahannya, Emanuel mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan, melainkan sebuah amanah untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Menjadi ASN bukan sekadar mendapatkan pekerjaan, melainkan sebuah panggilan untuk melayani. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan disiplin. Jadilah aparatur yang mampu memberikan solusi, bukan menambah persoalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap ASN harus menjadikan nilai-nilai dasar ASN sebagai pedoman dalam bekerja, yakni berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, adil, dan bebas dari penyimpangan.
Menurut Emanuel, pengangkatan sebagai CPNS bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat.
Aparatur dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, bekerja secara inovatif, serta membangun kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Emanuel juga mengingatkan peserta agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi, seperti penyalahgunaan minuman keras maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Kita tidak boleh mengulangi perilaku buruk seperti mabuk-mabukan. Hal itu dilarang dan dapat merusak citra institusi. Jagalah etika dan integritas agar mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui pelatihan dasar ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap lahir aparatur sipil negara yang profesional, berkarakter, dan berintegritas sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)
Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 31

5 hours ago
3

















































