Ketua IKF Kabupaten Mimika, Gabriel Zezo. (FOTO:DOK.PRIBADI)
MIMIKA, timikaexpress.id — Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika mengimbau seluruh warga Flores serta paguyuban dan kelompok masyarakat di Mimika yang hendak melakukan penggalangan dana untuk korban gempa Flores agar berkoordinasi, sehingga kegiatan kemanusiaan dapat berjalan tertib dan tidak tumpang tindih.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Umum IKF Kabupaten Mimika, Gabriel Zezo, menyusul munculnya berbagai inisiatif penggalangan dana dari warga maupun paguyuban untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Gabriel mengatakan, pihaknya mengapresiasi setiap bentuk kepedulian dan inisiatif masyarakat dalam membantu para korban.
Menurut dia, semangat solidaritas tersebut merupakan kekuatan bersama yang perlu dijaga dan dikelola dengan baik agar bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak.
“Kami mengimbau agar setiap kegiatan penggalangan donasi dapat dikoordinasikan dengan baik dan tidak berjalan sendiri-sendiri atau saling mendahului,” ujar Gabriel.
Ia menjelaskan, Flobamora sebagai wadah bersama masyarakat Nusa Tenggara Timur di Mimika saat ini juga tengah melaksanakan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban gempa Flores.
Karena itu, pihaknya berharap warga, paguyuban, suku maupun kelompok masyarakat yang ingin melakukan aksi serupa dapat membangun sinergi dan berkoordinasi dengan IKF Mimika.
Koordinasi diperlukan agar proses pengumpulan hingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tertib, transparan dan tepat sasaran.
“Kami memahami bahwa setiap saudara memiliki niat yang tulus dan kepedulian yang besar terhadap korban bencana. Tidak ada niat untuk menghalangi siapa pun dalam membantu,” katanya.
Menurut Gabriel, koordinasi justru diperlukan untuk memperkuat gerakan solidaritas masyarakat Mimika bagi korban gempa di Flores.
“Dengan koordinasi yang baik, kekuatan kita akan semakin besar dan bantuan yang terkumpul dapat lebih maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengajak paguyuban dan kelompok masyarakat yang berencana menggelar penggalangan dana agar mengatur waktu dan mekanisme pelaksanaan secara bersama.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih kegiatan sekaligus mencegah masyarakat bingung dalam menentukan tempat atau mekanisme penyaluran bantuan.
Gabriel menegaskan, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni membantu saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Mari kita satukan kepedulian, bukan berjalan sendiri-sendiri. Satu tujuan kita adalah membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Flores,” katanya.
Ia berharap seluruh bantuan yang dihimpun masyarakat Mimika nantinya dapat disalurkan secara bertanggung jawab dan benar-benar memberikan manfaat bagi para korban.
Atas dukungan dan kerja sama seluruh warga Flores, paguyuban, suku serta kelompok masyarakat di Mimika, IKF menyampaikan apresiasi dan terima kasih. (vis)
Jumlah Pengunjung: 48

8 hours ago
5

















































