AKSI DAMAI – Asosiasi Pencari Kerja Lokal Kabupaten Mimika menggelar aksi damai bertajuk “Seribu Lilin untuk Harapan yang Semakin Redup” di Bundaran Timika Indah, Rabu (27/5/2026). (FOTO:MEGA/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Asosiasi Pencari Kerja Lokal Kabupaten Mimika menggelar aksi damai bertajuk “Seribu Lilin untuk Harapan yang Semakin Redup” di Bundaran Timika Indah, Rabu (27/5/2026) malam.
Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua APELCAMI, Hendrikus Kaparapea, sebagai bentuk keprihatinan terhadap nasib para pencari kerja lokal di Kabupaten Mimika.
Dalam orasinya, Hendrikus mengatakan penyalaan seribu lilin menjadi simbol harapan para pencari kerja yang mulai memudar karena belum adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terkait lapangan pekerjaan dan pelatihan kerja.
“Harapan kami kepada pemerintah daerah semakin redup, sehingga kami melakukan aksi ini untuk membangun semangat dan motivasi agar pemerintah lebih serius memperhatikan pencari kerja lokal di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya APELCAMI juga telah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dan menyerahkan aspirasi kepada pemerintah daerah.
Namun hingga kini, para pencari kerja masih menantikan realisasi dari tuntutan yang telah disampaikan.
Menurut Hendrikus, pihaknya meminta pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja segera mengakomodir sekitar 300 data pencari kerja yang telah diajukan untuk mengikuti program pelatihan kerja yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).
“Kami berharap pemerintah daerah dan Disnaker dapat mengakomodir 300 data pencari kerja yang sudah kami masukkan agar bisa mengikuti pelatihan kerja. Bila perlu, setelah pelatihan mereka langsung ditempatkan bekerja di perusahaan kontraktor yang ada di Kabupaten Mimika,” katanya.
Ia juga berharap adanya kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan APELCAMI demi membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal Mimika.
Aksi damai yang berlangsung dengan penyalaan seribu lilin tersebut berjalan tertib dan penuh harapan sebagai simbol perjuangan pencari kerja lokal yang mendambakan perhatian dan kesempatan kerja yang lebih nyata dari pemerintah daerah. (*)
Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 177

16 hours ago
10

















































