PERIKSA – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satreskrim Polres Yahukimo melakukan pemeriksaan terhadap terduga jaringan KKB di Polres Yahukimo, Minggu (3/5/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
YAHUKIMO, timikaexpress.id — Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satreskrim Polres Yahukimo terus mengintensifkan penyidikan dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo, Papua.
Pendalaman perkara dipimpin Kasat Reskrim Polres Yahukimo, Muhammad Mirwan, Minggu (3/5/2026).
Penyidik memeriksa dua orang yang sebelumnya diamankan, yakni YH (25) dan MS alias BS alias MS (23).
Dari hasil pemeriksaan, YH mengaku tidak tergabung sebagai anggota aktif, namun pernah membantu mengantarkan logistik kepada salah satu anggota KKB.
Keterangan tersebut masih terus didalami untuk memastikan tingkat keterlibatannya.
Sementara itu, penyidik menemukan indikasi kuat keterlibatan MS dalam jaringan KKB Kodap XVI Yahukimo, khususnya Batalyon Yamue.
MS disebut telah bergabung sejak akhir 2024 dan terlibat dalam aktivitas kelompok di wilayah tersebut.
Penyidikan juga mengungkap keterkaitan MS dengan kasus pembunuhan seorang pendulang emas berinisial SH yang terjadi pada 7 April 2025.
Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, MS kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, mengatakan penetapan tersangka merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menegakkan hukum secara profesional.
“Setiap proses penyidikan dilakukan berbasis alat bukti yang kuat guna memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyidik juga tengah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk penerbitan daftar pencarian orang (DPO) terhadap pihak lain yang diduga terlibat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan terukur.
“Setiap individu yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, yang menekankan bahwa pengembangan kasus akan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan secara menyeluruh.
Satgas Damai Cartenz memastikan proses hukum berjalan konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo dan Papua secara umum. (via)
Jumlah Pengunjung: 69

8 hours ago
7

















































