SEMINAR – Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Yohana Paliling saat memimpin Seminar Akhir Perencanaan Overlay Landasan Pacu Potowayburu yang digelar Dishub Mimika bersama Konsultan Furiatama di Kantor Dishub Mimika. (FOTO:DISKOMINFO MIMIKA)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perhubungan menyiapkan anggaran sekitar Rp19 miliar untuk peningkatan atau overlay landasan pacu Lapangan Terbang (Lapter) Potowayburu.
Pekerjaan tersebut diusulkan masuk dalam APBD Mimika Tahun Anggaran (TA) 2027.
Rencana itu dibahas dalam Seminar Akhir Perencanaan Overlay Landasan Pacu Potowayburu yang digelar Dishub Mimika bersama Konsultan Furiatama di Kantor Dishub Mimika, Jumat (11/9/2026).
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Yohana Paliling mengatakan, lapangan terbang perintis memiliki peran penting bagi masyarakat di wilayah terpencil, terutama untuk mendukung mobilitas dan pelayanan pemerintah.
“Kami bersyukur Dinas Perhubungan telah mengambil langkah nyata melalui overlay perencanaan landasan pacu Potowayburu. Ini merupakan respons atas kebutuhan masyarakat dan aspirasi Kepala Distrik,” ujar Yohana.
Ia meminta aspek keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama dalam seluruh tahapan perencanaan hingga pembangunan.
Menurut dia, perencanaan juga harus mampu menjawab kebutuhan penerbangan dalam jangka panjang.
Kepala Bidang Udara Dishub Mimika Y. Jefri Pawara mengatakan, berdasarkan kajian konsultan, pekerjaan fisik peningkatan landasan pacu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp19 miliar. Pelaksanaannya, termasuk mobilisasi, diperkirakan berlangsung tiga hingga empat bulan.
“Berdasarkan hasil konsultan, kebutuhan anggaran untuk pekerjaan fisik diperkirakan sekitar Rp19 miliar,” kata Jefri.
Pekerjaan tersebut belum dapat direalisasikan melalui APBD 2026 karena waktu pelaksanaan dinilai tidak mencukupi.
Karena itu, Pemkab Mimika akan mengusulkannya dalam APBD 2027.
Jefri menambahkan, proses asistensi perencanaan melibatkan Dinas PUPR dan Inspektorat Mimika.
Masukan dan pengawasan dari instansi terkait menjadi bagian dari penyempurnaan dokumen perencanaan.
Dishub Mimika berharap hasil kajian tersebut dapat menjadi dasar penganggaran pada 2027 sehingga peningkatan landasan pacu dapat segera dilaksanakan dan memperkuat konektivitas masyarakat Potowayburu serta wilayah sekitarnya.
“Kami berharap hasil studi ini dapat terakomodasi dalam penyusunan APBD Tahun 2027. Dengan demikian, pekerjaan dapat segera terlaksana dan masyarakat di Potowayburu serta wilayah sekitarnya dapat merasakan manfaatnya,” ujar Jefri. (*)
Jumlah Pengunjung: 46

18 hours ago
11

















































