FOTO BERSAMA – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hery Onawame, bersama jajaran Dinas Sosial Kabupaten Mimika, narasumber, dan peserta berfoto bersama usai Sosialisasi Pemberian Bimbingan Sosial dan Implementasi Penanganan bagi Keluarga Anak Putus Sekolah dan Anak yang Hidup dalam Situasi Rentan di Hotel Horison Diana, Timika, Senin (29/6/2026).
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat perlindungan sosial bagi anak-anak yang berada dalam situasi rentan.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberangkatkan 20 anak putus sekolah untuk mengikuti pelatihan vokasi di Jakarta dan Bogor sebagai bekal membangun masa depan yang lebih mandiri.
Program tersebut diawali dengan Sosialisasi Pemberian Bimbingan Sosial dan Implementasi Penanganan bagi Keluarga Anak Putus Sekolah dan Anak yang Hidup di Jalanan yang digelar di Hotel Horison Diana, Timika, Senin (29/6/2026).
Kegiatan dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hery Onawame, mewakili Bupati Mimika.
Hadir pula Kepala Dinas Sosial Mimika Hasan Kemong, para narasumber, orang tua peserta, pengurus panti asuhan, pengelola yayasan sosial, dan para pendamping.
Dalam sambutannya, Hery menegaskan bahwa perlindungan terhadap kelompok rentan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga memperoleh kesempatan hidup yang layak.
“Kelompok rentan memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian, perlindungan, pelayanan, dan kesempatan hidup yang layak. Mereka bukan untuk dipinggirkan, tetapi harus kita rangkul dan berdayakan bersama,” ujarnya.
Menurut Hery, bimbingan sosial tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kemandirian individu dan keluarga agar mampu menjalankan fungsi sosial secara lebih baik.
Ia juga mengajak dunia usaha, lembaga sosial, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Mimika.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara adil dan merata,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Mimika, Yulita Kudiai, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi tahapan penting sebelum para peserta diberangkatkan mengikuti pelatihan keterampilan.
“Hari ini kami memberikan sosialisasi kepada orang tua agar memahami tujuan program sebelum anak-anak diberangkatkan ke Jakarta dan Bogor,” jelasnya.
Sebanyak 20 peserta yang akan mengikuti pelatihan merupakan anak putus sekolah dan anak-anak yang hidup dalam kondisi rentan.
Di Mimika, sebagian dari mereka dikenal sebagai “anak karton”, yakni anak-anak yang kerap membantu pengendara sepeda motor di kawasan pusat perbelanjaan dengan menggunakan kardus sebagai pelindung dari panas atau hujan.
Melalui pelatihan vokasi tersebut, para peserta akan dibekali keterampilan sesuai minat dan bakat agar memiliki peluang bekerja maupun berwirausaha setelah kembali ke Mimika.
Program ini merupakan agenda tahunan Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Jumlah peserta disesuaikan dengan kemampuan anggaran setiap tahun.
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan mereka memiliki keterampilan, lebih mandiri, produktif, dan mampu membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Yulita.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga.
“Pendampingan tidak berhenti ketika pelatihan selesai. Orang tua memiliki peran penting untuk terus membimbing dan mengawasi anak agar keterampilan yang diperoleh dapat berkembang menjadi bekal hidup mereka,” katanya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap anak-anak yang selama ini berada dalam situasi rentan memperoleh kesempatan kedua untuk meningkatkan kualitas hidup, mengembangkan potensi diri, serta mengurangi risiko kembali hidup di jalanan. (*)
Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 59

6 hours ago
3

















































