Pemkab Mimika Ingatkan Ancaman Hoaks dan Intoleransi di Era Digital

10 hours ago 10
FOTO BERSAMA – Perwakilan OPD, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat foto bersama pada pembukaan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan di Hotel Cenderawasih, Timika, Selasa (23/6/2026). (FOTO:MEGA IRIANTI/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, hingga paham radikalisme di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan bertema “Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air di Era Digital dan Menjaga Semangat Wawasan Kebangsaan” yang digelar di Hotel Cenderawasih, Timika, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot.

Hadir dalam kegiatan itu pelajar, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakannya menegaskan bahwa tantangan terhadap persatuan bangsa kini tidak lagi hanya berupa konflik fisik.

Ancaman juga datang melalui penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, intoleransi, dan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat. Bela negara bukan hanya tugas aparat atau pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab setiap warga negara,” kata Ananias.

Menurutnya, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menaati hukum, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta berkontribusi sesuai profesi masing-masing dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang.

Keberagaman tersebut harus dijaga sebagai modal utama membangun daerah yang aman dan harmonis.

“Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun Mimika,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, disiplin, cinta tanah air, serta mampu menjadi agen perubahan.

Pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa juga dinilai penting untuk memperkuat rasa nasionalisme dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Mimika berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas daerah.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat terus menjaga toleransi, persaudaraan, dan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP

Jumlah Pengunjung: 44

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |