APLIKASI – Suasana pembukaan kegiatan implementasi penggunaan aplikasi “Meno Sidak Kanda” yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika di Timika, Jumat (10/7/2026). (FOTO:MEGA/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi meluncurkan aplikasi “Meno Sidak Kanda” sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah administrasi organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Aplikasi ini melayani dari proses pendaftaran, pelaporan kegiatan, hingga pembinaan secara daring.
Peluncuran sekaligus implementasi penggunaan aplikasi tersebut dilaksanakan dalam kegiatan Penyusunan Bahan Perumusan Kebijakan di Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, serta Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan di Daerah, Jumat (10/7/2026).
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, S.Pd, yang membacakan sambutan Bupati Mimika, mengatakan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyalurkan aspirasi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola organisasi agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
“Melalui Badan Kesbangpol, Pemerintah Kabupaten Mimika menghadirkan aplikasi ‘Menok Sidak Kanda’ sebagai inovasi digital untuk mempermudah pelayanan, pendataan, serta komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan,” ujar Fransiskus.
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut dilengkapi berbagai fitur, mulai dari pendaftaran Ormas secara daring, pelaporan kegiatan, verifikasi legalitas organisasi, pembinaan kelembagaan, ruang komunikasi interaktif antara pemerintah dan Ormas, hingga pemetaan kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, aplikasi ini tidak hanya menjadi sarana administrasi, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Fransiskus mengajak seluruh peserta untuk memahami penggunaan aplikasi tersebut sekaligus menyosialisasikannya kepada organisasi masing-masing agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Ormas yang tertib, aktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta mendorong keberhasilan berbagai program pembangunan di Kabupaten Mimika,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Amelda M. Rumayomi, mengatakan aplikasi “Meno Sidak Kanda” dikembangkan untuk menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi organisasi kemasyarakatan.
“Melalui inovasi ini, seluruh proses pendaftaran Ormas dapat dilakukan secara online. Jika sebelumnya pemohon harus datang langsung membawa berkas fisik ke kantor, kini seluruh dokumen cukup diunggah melalui aplikasi dari mana saja,” jelasnya.
Ia menerangkan, setiap organisasi hanya perlu menyiapkan dokumen persyaratan dalam format PDF, kemudian mengunggahnya ke aplikasi. Selanjutnya, admin Kesbangpol akan melakukan proses verifikasi sebelum penerbitan dokumen administrasi.
Menurut Amelda, digitalisasi layanan ini juga akan meningkatkan ketertiban administrasi, mempermudah pendataan organisasi, sekaligus memperkuat pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Kami menghadirkan sistem ini agar pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan memudahkan Ormas dalam memenuhi kewajiban administrasi. Dengan sistem digital, proses pendataan dan pelaporan juga menjadi lebih tertib dan transparan,” katanya.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 100 organisasi kemasyarakatan telah terdaftar melalui aplikasi “Meno Sidak Kanda”. Kesbangpol berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran Ormas untuk mendaftarkan organisasinya secara resmi.
“Kami mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Mimika yang belum terdaftar agar segera memanfaatkan aplikasi ini. Seluruh persyaratan telah disusun secara jelas sehingga dapat dipenuhi dengan mudah oleh setiap organisasi,” pungkasnya.
Melalui inovasi digital tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap pelayanan publik semakin efektif, kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan semakin kuat, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah terus meningkat. (*)
Penulis: Mega Irianti
Editor: Maurits SDP
Jumlah Pengunjung: 50

8 hours ago
4

















































