Diskusi “Tong Jaga Mimika”, Polda Papua Tengah Perkuat Sinergi Pemuda Jaga Keamanan

16 hours ago 3
DISKUSI – Direktur Intelkam Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Supriagung, saat membuka diskusi publik “Tong Jaga Mimika” yang mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika. (FOTO:ISTIMEWA)

MIMIKA, timikaexpress.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Papua Tengah memperkuat sinergi bersama organisasi kepemudaan melalui diskusi publik bertajuk “Tong Jaga Mimika”.

Kegiatan yang digelar Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua Tengah itu menjadi wadah mempererat komunikasi, persatuan, dan kolaborasi seluruh elemen pemuda dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mimika, Kamis (6/8/2026).

Direktur Intelkam Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Supriagung, mengatakan peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

“Momentum HUT RI harus menjadi ruang untuk menyatukan seluruh organisasi kepemudaan. Melalui komunikasi dan diskusi yang baik, kita ingin semua pemuda bersatu menjaga Timika agar tetap aman, damai, dan sejuk,” ujarnya.

Menurut Supriagung, keberagaman organisasi maupun latar belakang bukan menjadi penghalang dalam membangun daerah.

Sebaliknya, seluruh elemen kepemudaan harus bersinergi menciptakan situasi yang kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Ia menilai keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta organisasi kepemudaan menjadi kunci membangun ruang dialog yang sehat sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan sosial.

“Jangan sampai pemuda terkotak-kotak. Jika seluruh elemen mampu menyatukan langkah, kita akan semakin kuat menjaga Timika tetap aman dan damai,” katanya.

Supriagung menegaskan, menjaga keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Dalam konteks tersebut, pemuda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak perubahan.

“Pemuda memiliki energi, kreativitas, dan potensi besar. Semua itu harus diarahkan pada kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan justru terjerumus dalam tindak kriminal maupun perilaku yang menyimpang,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda Mimika mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi di berbagai bidang, baik pemerintahan, legislatif, dunia usaha, maupun pelayanan publik.

“Kalian adalah generasi penerus daerah ini. Bangun komunikasi yang baik, terus berkarya, dan jadilah teladan. Masa depan Timika bergantung pada kualitas pemudanya,” ujarnya.

Menurut Supriagung, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam menjaga keamanan daerah.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Timika, Vincen Onayoma, menyambut baik pelaksanaan diskusi tersebut.

Menurutnya, forum seperti ini penting untuk terus dilaksanakan sebagai wadah memperkuat komunikasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk upaya menekan angka kriminalitas di Kabupaten Mimika.

“Selama ini Dewan Adat terus bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan organisasi kepemudaan dalam menjaga keamanan. Pertemuan seperti ini sangat baik karena memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arif, menegaskan komitmen organisasi kepemudaan untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Ia mengajak seluruh pemuda mengedepankan persatuan, mempererat silaturahmi antarorganisasi, serta menjadi pelopor perdamaian dan pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah. Perbedaan organisasi bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Mimika yang aman, damai, dan maju,” ujarnya. (*)

Jumlah Pengunjung: 98

Read Entire Article
Sumut Bermartabat| Timika Hot | | |