AKSI PROTES – Warga memblokade akses jalan di depan Perumahan Pemda SP2, Jalan Cenderawasih, menuntut Pemkab Mimika, BPN dan PN Timika turun langsung berdialog terkait sengketa tanah, Selasa (11/8/2026). (FOTO:GREN/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Aksi blokade jalan di kawasan SP2, tepatnya di depan Perumahan Pemda SP2, Jalan Cenderawasih, Mimika, masih berlanjut hingga Selasa (11/8/2026) pagi.
Aksi yang dimulai sejak 6 Agustus 2026 tersebut dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Timika terkait sengketa tanah di Lorong Celebes.
Warga menilai lahan tersebut merupakan tanah adat dan menolak klaim kepemilikan oleh pihak lain.
Mereka pun meminta pemerintah dan instansi terkait turun langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
Dalam aksi tersebut, warga memblokade jalan menggunakan kayu, batang pinang, serta membakar ban bekas.
Kondisi ini sempat menghambat arus lalu lintas dari dan menuju SP2.
Warga juga menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan PN Timika hadir menemui mereka untuk berdialog mengenai persoalan tanah yang disengketakan.
“Kami mau supaya Pemkab, BPN, dan PN datang temui kami, supaya mereka tahu bahwa ini tanah adat kami. Kami tidak mau adanya orang lain yang masuk dan mengklaim tanah kami,” tegas salah seorang warga, Yohana Magai.
Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA), Sem Bukaleng, yang hadir mendampingi warga, meminta pemerintah tidak hanya menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat keamanan.
“Pemkab harus beri kuasa kepada BPN dan PN supaya datang temui masyarakat yang sementara bermasalah. Jangan diam saja,” tegas Sem.
Pantauan Timika eXpress di lokasi, blokade awalnya dilakukan pada dua arah sehingga arus lalu lintas di jalur tersebut lumpuh total.
Setelah dilakukan negosiasi dengan personel Polres Mimika, warga kemudian membuka satu jalur, yakni arah Timika menuju SP2.
Sementara jalur dari SP2 menuju Timika masih ditutup menggunakan palang kayu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada perwakilan Pemkab Mimika, BPN, maupun PN Timika yang datang menemui warga di lokasi.
Warga menegaskan akan tetap menyuarakan tuntutan mereka dan meminta adanya dialog langsung untuk mencari penyelesaian atas sengketa tanah tersebut. (via)
Jumlah Pengunjung: 53

7 hours ago
5

















































